Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Balok Suhariyonosaat dikonfirmasai sejumlah media
Balok Suhariyonosaat dikonfirmasai sejumlah media
Lumajang, Motim - Melakukan pengrusakan terhadap kaca kantor, kaca rumah dan beberapa tanaman bunga hias, seorang perempuan bernama Arik, warga Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Kota Lumajang, dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Lumajang.

“Kami melapor ke polisi berharap kedepan tidak ada ancaman kepada keluarga saya. Dan kasus pengrusakan ini kami minta supaya diproses secara hukum,” kata Balok Suhariyono kepada sejumlah media, Selasa (6/2), sekitar pukul 11.00 WIB.

Aksi pengrusakan itu bermula saat dirinya menyuruh salah satu anaknya mengantar gerobak roti milik pelaku ke rumahnya. Saat mau melewati gang menuju ke rumah pelaku, ada banyak anak kecil bermain. Terpaksa gerobak roti itu ditaruh dekat gang kemudian menghubungi pelaku untuk mengambilnya.

Namun, pelaku tidak mau mengambilnya dan tetap menyuruh mengantar gerobak roti yang selama dititipkan di rumah itu diantar ke rumahnya. “Anak kami takut karena di gang itu banyak anak kecil bermain, terus ditinggal pulang,” tuturnya.

Karena gerobak roti itu tidak diantar ke rumahnya pelaku marah kemudian datang ke rumah sambil membawa celurit. Setiba di pintu gerbang, pelaku berteriak dan menggedor-gedor pintu gerbang minta dibukakan. Karena bising, oleh kerabat dibukakan.

Pelaku terus masuk ke rumah dan menggedor-gedor pintu utama menggunakan celurit. Anak dan istri takut, lalu memanggil dirinya kala itu sedang istirahat di kamar. Mendengar cerita jika pelaku mengamuk dan melakukan pengrusakan, meski kurang sehat dirinya bangun terus mengambil pedang dan keluar.

“Begitu melihat pelaku saya sadar, kemudian masuk kembali ke dalam rumah. Tak pikir menang dengan cewek tak ada untungnya. Proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sudah dilakukan kemarin itu beberapa jam setelah kejadian. Kejadiannya Senin (5/1) sore,” ungkapnya.

Disinggung apakah kantor yang ikut dirusak itu pernah ditempati sebagai kantor partai Berkarya dengan tegas Balok menyampaikan ya. Tapi, tidak lama hanya beberapa bulan saja. “Begitu disuruh mencabut oleh aba, kami cabut. Cat sudah kami ganti dan lambang partai sudah kami kelontok,” ungkapnya lagi.

Ketika ditanya apakah benar pelaku pengrusakan itu merupakan istri dari salah satu pengurus partai Berkarya Lumajang, Balok menuturkan informasinya ya. “Istri kedua alias istri nikah sirri. Yang pasti, kasus ini sudah kami laporkan ke polisi Mas,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: