Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Slamet Riyadi, Specialias Curat Ditembak

Slamet Riyadi saat berada di Polres Lumajang
Slamet Riyadi saat berada di Polres Lumajang
Lumajang, Motim - Tim Resmob Sat Reskrim Polres Lumajang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) di rumah Sri Suryati (38), warga Dusun Krajan, Desa Tempeh Kidul, Kecamatan Tempeh, dengan menangkap 1 dari 3 pelaku dilumpuhkan dengan timah panas pada salah satu kakinya karena melawan.

Pelaku yang ditangkap bernama Slamet Riyadi (38), warga Dusun Kebonan, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian. Kini pelaku sudah menjadi penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Polres Lumajang.

“Barang Bukti yang diamankan 1 HP merk Vivo milik korban dan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam alat sebagai sarana saat melakukan aksi kejahatannya,” tutur Kasat Reskrim, AKP Roy Aquary Prawirosastro, SH kepada Memo Timur, Minggu (11/2).

Pada 18 Maret 2017 yang lalu, kata Kasat Reskrim, rumah korban disatroni komplotan maling, mengambil barang korban berupa 1 unit sepeda motor merk N Max N 3310 UU dan 1 buah HP merk Vivo kemudian kabur. Kejadian yang menimpanya itu oleh korban dilaporkan ke Polsek Tempeh.

“Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) komplotan pelaku ini masuk dengan merusak pintu rumah bagian belakang. Setelah berhasil menggasak harta benda milik korban, para pelaku kabur melalui pintu depan alias pintu utama,” katanya.

Setelah dilakukan penyelidikan hampir 11 bulan lamanya, Tim Resmob berhasil mengungkap jika Slamet Riyadi diduga sebagai salah satu pelakunya lalu ditangkapnya. Saat diinterogasi oleh petugas, dia mengaku jika yang mencuri motor dan hp milik korban adalah dirinya.

Dia juga menyampaikan dirinya tidak bekerja sendirian. Melainkan dibantu oleh 2 temannya yaitu Kholik dan Nur. Atas keterangannya itu, Tim Resmob terus mencari keberadaan keduanya di rumahnya masing-masing. Namun, saat hendak ditangkap di rumahnya sudah tidak ada alias sudah kabur.

Saat ini Slamet Riyadi sudah mendekam di sel tahanan. Sedang Kholik dan Nur dalam pengejaran Tim Resmob. Atas perbuatannya, Slamet Riyadi dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dipidana hukuman paling lama 7 Tahun.

“Ternyata Slamet Riyadi residivis. Pada Tahun 2004, terlibat pencurian dengan kekerasan (Curat), Tahun 2007 penadahan barang hasil kejahatan (panadah) dan Tahun 2012 terlibat pencurian dengan pemberatan (Curat),” jelasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: