Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » » Tim Arkeolog Sudah Tinjau Kerusakan Situs Biting

Kondisi bekas bangunan menaran pengawas di Situs Biting
Kondisi bekas bangunan menaran pengawas di Situs Biting
Lumajang, Motim - Usai mendapat banyak sorotan, Tim Arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur akhirnya turun tangan. Meninjau kerusakan Situs Biting. Mereka sudah datang ke lokasi bekas bangunan menara pengawas milik Kerajaan Lamajang Tigang Juru yang roboh pada Sabtu (24/2), malam. Terkikis luapan sungai yang berada di dekatnya.

Lutfi Amerta, Pegiat Sejarah yang tergabung dalam LSM Masyarakat Peduli Peninggalan Majapahit (MPPM) Timur, mengatakan, Tim Arkeolog mengunjungi lokasi dua kali. Pada Senin (26/2), sore dan Selasa (27/2), pagi. Kemudian mereka langsung bertolak dari Lumajang.

Namun tidak banyak yang bisa mereka lakukan saat meninjau langsung ke Situs Biting. Tim Arkeolog ini hanya melakukan pendataan atas kerusakan yang terjadi. Kemudian melakukan koordinasi untuk penanganan awal. Agar tidak terjadi kerusakan yang semakin parah.

Karena untuk dilakukan penelitian lebih jauh dan rekonstruksi bangunan masih belum bisa dilakukan sekarang. Butuh waktu untuk itu. “Karena butuh data yang kongkrit,” kata Lutfi pada Memo Timur.

Jadi untuk langkah awal yang diambil, setelah pendataan adalah melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Sungai yang didekatnya harus dibuat tanggul penahan, agar air tidak kembali meluap dan merusak bangunan bersejarah itu.

“Akan segera dibangun bronjong atau plengsengan,” ucap Lutfi. Pemasangan garis pembatas juga akan dilakukan.

Lanjutnya, diperkirakan satu bulan lagi mereka akan kembali ke Lumajang. Untuk melakukan tindakan lanjut. “Selanjutnya mereka akan melakukan pemetaan dan juga zonasi Situs Biting,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: