Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Tim Resmob Ringkus Penculik M. Saiyen

Pelaku saat dirawat di RS Bhayangkara dan foto M. Saiyem bersama orang tuanya
Pelaku saat dirawat di RS Bhayangkara dan foto M. Saiyem bersama orang tuanya
Lumajang, Motim - Setelah diburu 2 hari lamanya, pelaku penculikan terhadap bocah imut bernama M. Saiyen (11), warga Dusun Timur Sawah, Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, akhirnya berhasil diringkus oleh Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal Polres Lumajang.

Pelaku penculikan berjumlah dua orang, masing-masing bernama Anang dan Lopon, keduanya diketahui sebagai warga Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Kedua pelaku ditangkap oleh Tim Resmob Sat Reskrim Polres Lumajang dibantu oleh Tim Resmob Polres Sragen di sebuah rumah di wilayah Sragen. Kini, keduanya sudah mendekam di rumah tahanan (Rutan) Polres Lumajang.

“Kondisi kesehatan M. Saiyen baik-baik saja. Usai kami mintai keterangan, langsung kami serahkan kepada orang tuanya,” kata Kasat Reskrim, AKP Roy Aquary Prawirosastro, SH kepada Memo Timur, Jum’at (23/2), siang.

Keterangan yang diperoleh dari kedua pelaku, nekat menculik korban dikarenakan kesal terhadap sikap Rozi, bapak korban yang tak segera membayar hutangnya. Beberapa kali ditagih ke rumahnya, Rozi tak menemui. “Pelaku mengaku kesal kepada ayah korban,” ungkapnya.

Berangkat dari kekesalan itu, begitu melihat korban, keduanya nekat menculiknya dan membawanya ke Sragen dengan harapan agar Rozi, orang tua korban menemui pelaku lalu membayar semua hutangnya. Namun, kedua pelaku tidak sadar apabila perbuatannya itu melanggar hukum.

Begitu unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Lumajang menerima laporan terkait kejadian itu, pihaknya langsung memerintahkan Tim Resmob Sat Reskrim melakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan diperoleh keterangan apabila kasus penculikan kuat dugaan dilatar belakangi soal hutang piutang.

Berangkat dari keterangan itu, Tim Resmob terus melakukan pengejaran. Tim Resmob juga langsung berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Sragen. “Korban diculik pada hari Selasa (20/2), siang. Pelaku berhasil diringkus Kamis (23/2), malam,” ungkapnya lagi.

Atas perbuatannya itu, Anang dan Lopon dijerat dengan UURI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan UURI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, diancam hukuman penjara paling lama 15 Tahun.

“Sambil menunggu berkas perkaranya rampung dikerjakan yang kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lumajang, pelaku kami tahan Mas,” pungkas Kasat Reskrim.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: