Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Foto mayat korban setelah diamankan
Lumajang, Motim - Muhamad Saiful Rizal (19), warga Dusun Mujur II, Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, ditemukan tewas mengambang di tepi sungai Kali Mujur, Dusun Parasgoang, Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh, Sabtu pagi (17/2), sekitar pukul 06.00 WIB.

“Korban ditemukan salah satu warga yang hendak mencari kayu dan pasir, lalu dilaporkan ke perangkat desa setempat dilanjutkan ke Polsek Tempeh,” tutur Kanit Reskrim Polsek Tempeh, Aiptu Hendri Harimurti, SH mendampingi Kapolsek, AKP Aris Supomo, SH kepada Memo Timur.

Kanit Reskrim menjelaskan, sebelum ditemukan tewas pada Jum’at (16/2), sekitar pukul 16.00 WIB, korban bersama Imam Fathoni bin Alim, Rian Iswanda bin Pait Hariyanto, Faris Maulana bin Hariyono dan Saiful Ma’arif bin Suud pesta minuman beralkohol alias Miras bertempat di sebelah selatan sungai Kali Mujur sebelah barat.

Saat pesta Miras berlangsung, tiba-tiba hujan turun. Korban bersama teman-temannya pindah tempat di bangunan kosong sebelah utara sungai Kali Mujur. Tak lama kemudian, ada segerombolan pemuda datang ke lokasi yang sama juga hendak pesta Miras. “Kedua kelompok pemuda itu pesta Miras di lokasi yang sama. Cuman beda tempat tapi berdekatan,” katanya.

2 jam kemudian tepatnya pukul 18.00 WIB, kelompok pemuda yang baru datang itu ribut sesama temannya. Tak mau kena imbasnya, apalagi korban kala itu kondisinya sudah mabuk dan selalu emosi, oleh temannya bernama Tomy Yusuf Bashori, korban dibawa ke tempat yang agak jauh, kemudian dimandikan di anak sungai Kali Mujur berharap korban segera sadar.

Usai dimandikan, korban terus dibawa ke jalan tepi sungai Kali Mujur. Beberapa saat kemudian, Imam Fathoni datang mengajak korban pulang. Namun korban menolak dan meminta dijemput menggunakan sepeda motor. Imam pun terus balik kanan mengambil sepeda motor.

“3 menit kemudian, Imam Fatoni datang melihat korban sudah tidak ada di tempat,” ucapnya.

Imam, kemudian memanggil teman-temannya dan menyampaikan jika korban hilang dan bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban di pinggiran sungai. Tapi, tak berhasil ditemukan. Imam bersama teman-temannya putus asa lalu pulang ke rumahnya.

Warga yang mengetahui kejadian itu terus melapor ke Polsek Tempeh dan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang kemudian bersama-sama melakukan pencarian terhadap keberadaan korban.

Namun, hampir menjelang pagi upaya pencarian tak membuahkan hasil. Karena sudah gelap, cuaca lagi tidak mendukung, pencarian dihentikan, dilanjutkan besok paginya. Saat pihaknya persiapan untuk melakukan pencarian lanjutan, tiba-tiba mendapat informasi jika ada pencari kayu dan pasir menemukan sosok mayat mengapung di tepi sungai Dusun Parasgoang. Pihaknya bersama personil BPBD dan TNI menuju lokasi langsung mengamankan mayat korban. “Setelah dicroscek, ternyata mayat itu adalah Saiful Rizal yang dicari itu Mas,” jelasnya.

Untuk memastikan penyebab kematian korban, usai proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihaknya terus membawa mayat korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang untuk dioutopsi.

“Korban meninggal dunia karena pada paru-paru korban sebelah kiri dan kanan terdapat gelembung udara, air, kotoran atau pasir dan eritrosit,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Tempeh.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: