Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Al Farizi Ditemukan Tak Bernyawa di Muara Sungai

Petugas mengevakuasi jenazah Al Farizi
Petugas mengevakuasi jenazah Al Farizi
Lumajang, Motim - Setelah tiga hari dilakukan pencarian, akhirnya Al Farizi, pemuda yang hilang hanyut di Sungai Bondoyudo ditemukan, Rabu (7/3), pagi. Pemuda berusia 21 tahun itu ditemukan sudah tidak bernyawa di Muara Sungai Bondoyudo, di Dusun Meleman, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun.

Dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mayat Al Farizi ditemukan pukul 6 pagi. Kondisinya saat ditemukan, tersangkut di sampah batang bambu dalam keadaan tidak mengenakan baju.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Amari, warga setempat yang bekerja sebagai pengawas Tambak Udang yang tidak jauh dari lokasi. Mendengar informasi ini, petugas dari BPBD dan Basarnas kemudian menuju ke lokasi untuk mengevakuasi mayat tersebut.

Petugas kemudian membawa mayat ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Pihak keluarga juga sudah tiba di rumah sakit untuk memastikan jenazah adalah Alfarizi. Setelah proses selesai, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka.

“Keluarga sudah datang menjemput jenazah dan dibawah pulang,” kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik, Wawan Hadi, SH.

Al Farizi adalah warga Pasuruan yang berprofesi sebagai pengamen. Ia dinyatakan hilang terbawa arus Sungai Bondoyudo, Senin (5/3), lalu sekitar pukul 11 pagi. Karena arus sungai yang lumayan deras dan Ia tidak bisa berenang.

Pencarian oleh petugas BPBD dan Basarnas selama dua hari sebelumnya tidak membuahkan hasil. Petugas menyusuri sungai menggunakan perahu karet dari lokasi kejadian hingga muara namun hasilnya nihil. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: