Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Kondisi Ami Yuli, penderita kelainan paru-paru
Kondisi Ami Yuli, penderita kelainan paru-paru
Lumajang, Motim - Nasib malang dialami Ami Yuli. Balita berusia 2 tahun ini tidak bisa tumbuh seperti anak-anak pada biasanya. Sejak lahir Ia didiagnosa kelainan paru-paru. Lahir dari keluarga tidak mampu, membuat proses penyembuhan Yuli terkendala.

Namun kedua orangtua, Saifudin dan Kasiati sudah berjuang keras untuk kesembuhan anaknya. Warga Desa Besuk, Kecamatan Sumbersuko bahkan mereka rela menjual rumah dan harta benda untuk biaya berobat sang buah hati.

Kondisi anak ini terlihat lemah di atas tempat tidur. Perutnya nampak membesar. Pihak rumah sakit yang sempat menangani Yuli telah menyarankan agar dilakukan operasi. Namun biayanya yang begitu besar, membuat kedua orangtua tidak bisa berbuat apa-apa.

Dari informasi yang dihimpun, sempat dirawat di RSUD Haryoto Lumajang. Kemudian dirinya dirurujuk ke rumah sakit di Jember untuk dioperasi. Diperkirakan biaya operasi mencapai puluhan juta.

Melihat kondisi balita malang ini, sejumlah pemuda yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lumajang dan Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Lumajang bergerak. Mereka melakukan aksi sosial untuk membantu Ami Yuli agar dapat dioperasi.

Para pemuda ini membantu pengurusan surat keterangan tidak mampu di desa dan kecamatan setempat. Mereka juga turun ke jalan untuk melakukan penggalangan dana. Atas peran mereka juga, Pemerintah Kabupaten Lumajang dan BPJS akhirnya memberikan bantuan.

Informasi terakhir, Ami Yuli sudah berada di RSUD dr. Subandi Jember untuk operasi. Sedangkan biaya akan ditanggung oleh Pemkab Lumajang. “Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan BPJS sudah membiayai operasinya,” kata Adi Irawan, Ketua GMNI Lumajang.

Adi menerangkan, sejak Jumat (2/3), lalu, Ami Yuli sudah dibawa ke Jember. Namun untuk operasi, informasinya baru akan dilakukan pada Selasa (6/3). Ia bersama dengan rekan-rekannya akan terus melakukan pengawalan demi kesembuhan balita ini.

“Kami akan ke sana juga, untuk menyerahkan bantuan hasil penggalangan dana juga surat dari BPJS,” katanya pada Memo Timur. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: