Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Pencarian Al Farizi oleh petugas
Pencarian Al Farizi oleh petugas
Lumajang, Motim - Pencarian Al Farizi, korban hilang terbawa arus Sungai Bondoyudo pada Hari Senin (5/3), tidak membuahkan hasil. Pencarian kemudian dilanjutkan di hari kedua, Selasa (6/3). Namun hasilnya juga sama, petugas masih belum menemukan pemuda berusia 21 tahun itu.

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, pencarian hari kedua masih fokus lokasi awal korban tenggelam. Yakni di Desa Yosowilangun Lor, Kecamatan Yosowilangun Lumajang.

Selain petugas dari BPBD, dari Basarnas juga datang ke lokasi untuk membantu pencarian. Menggunakan perahu karet, petugas melakukan penyisiran hingga muara. Kemudian balik lagi menyisir ke lokasi kejadian.

Selain petugas dari BPBD dan Basarnas, petugas dari Koramil, Polsek, Kecamatan setempat juga datang membantu di lokasi. “Relawan dan warga sekitar juga ada di lokasi,” kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi, SH.

Pencarian di hari pertama di hentikan pukul 6 petang. Karena pencarian tidak akan maksimal dilakukan jika hari sudah gelap. Di hari kedua, kemungkinan juga sama. “Jika hasilnya nihil, kita lanjut besok lagi,” jelas Wawan pada Memo Timur.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Al Farizi dinyatakan hilang terbawa arus sungai, sekitar pukul 11 pagi. Awalnya Ia berniat mandi di sungai. Namun karena arus sungai yang lumayan deras dan tidak bisa berenang, akhirnya warga Pasuruan ini tenggelam dan terbawa arus. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: