Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Budidaya Ikan di Ranu Klakah Dimaksimalkan

Bantuan benih ikan dan pakan untuk budidaya di Ranu Klakah
Bantuan benih ikan dan pakan untuk budidaya di Ranu Klakah
Lumajang, Motim - Selain sebagai objek wisata, Ranu Klakah bisa menjadi tempat untuk budidaya ikan tawar. Potensinya cukup besar. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Perikanan menyokong bantuan untuk kelompok budidaya ikan yang ada di sana.

Ada dua kelompok budidaya ikan air tawar di sana yang mendapat bantuan. Selama ini mereka memanfaatkan ranu yang terletak di Desa Tegalrandu Kecamatan Klakah itu. Setiap kelompok pembudidaya mendapatkan bantuan berupa 80.000 benih ikan nila dan pakan sebanyak 1,8 ton.

Bantuan ini diberikan oleh Pemkab dalam upaya memberdayakan kelompok budidaya ikan yang ada di Lumajang. Selain nila, jenis ikan tawar lainnya yang sering dibudidaya adalah lele, ikan mas, dan bawal.

Kepala Dinas Perikanan Lumajang, Ir. Saiful, MM mengatakan, bantuan ini diambil dari dana hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018. Ini merupakan bantuan stimulan.

“Oleh karena itu, setiap kelompok pembudidaya selayaknya sudah memiliki rencana pengembangan dan manajerial,” katanya.

Setiap kelompok pembudidaya terdiri dari 10 sampai dengan 15 orang. Sebelum memberikan bantuan, pemerintah akan memverifikasi kelompok pembudidaya yang aktif. Agar bantuan yang dikucurkan betul-betul mengena dan tepat sasaran.

“Sehingga tujuan pemberian bantuan ini sebagai stimulan dapat tercapai,” jelasnya.

Disamping bantuan berupa bibit ikan, pemerintah juga akan memberikan pendampingan serta bimbingan teknis dan manajerial. Supaya pembudidaya ikan air tawar dapat mempraktekkan sesuai dengan standar yang disyaratkan untuk pertumbuhan optimal.

“Pelatihan teknis dan menajerial tentu akan dilaksanakan terus menerus, guna meningkatkan kemampuan mereka,” jelasnya.

Karena selain mampu secara teknis dalam pembenihan dan pembesaran, juga harus didukung dengan kemampuan manajerial dan pemasaran. Dengan begini kelompok pembudidaya tidak akan mengalami kesulitan pada pengelolaan pasca panen. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: