Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Jumlah Anggota PPK Berkurang Tiap Kecamatan

Pelantikan anggota PPK dan PPS di Gedung Sujono
Pelantikan anggota PPK dan PPS di Gedung Sujono
Lumajang, Motim - Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 wilayah Kabupaten Lumajang resmi dilantik. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang, Siti Mudawiyah, SE secara langsung melantik mereka di Gedung Sudjono, Kamis (8/3), pagi.

Ada 678 anggota yang dilantik. Anggota PPK ada 63 orang. Sementara anggota PPS ada 615 orang. Jumlah anggota PPK kali ini lebih sedikit jika dibandingkan dengan sebelumnya. Ada kebijakan baru mengenai PPK dari pusat.

Siti Mudawiyah menyampaikan, pengurangan ini sesuai Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2018 dan Surat Keputusan KPU RI Nomor 31. Jumlah anggota PPK yang semula 5 orang per kecamatan berkurang menjadi 3 orang.

Dengan adanya pengurangan ini, di sisi lain tugas dari anggota akan lebih berat. Karena jumlah tenaga yang lebih terbatas. “Beban kerja PPK pada Pemilihan Umum serentak 2019 akan semakin berat,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Pengurangan anggota ini, menurutnya membuat KPU harus berpikir keras karena memilih 3 anggota di masing-masing kecamatan. “Yang awalnya berjumlah 5 harus ada yang dieliminasi, ini yang membuat kita memikirkan dan mengumumkan se-transparan mungkin dalam proses perekrutan, jadi harus dipahami pekerjaan kita menjadi dobel,” terangnya.

Meski beban kerja lebih berat, Mudawiyah meminta komitmen anggota PPK dan PPS untuk melaksanakan tugas dengan dedikasi tinggi. “Jaga netralitas, jaga integritas, kerja secara profesional, karena kita sebagai pejuang demokrasi dituntut berdedikasi tinggi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt), dr. Buntaran yang hadir, menyampaikan, dalam pelaksanaan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 mendatang di Lumajang diharapkan bisa berjalan lancar.

“Untuk mencapai cita-cita demokrasi, dirinya mengingatkan PPK dan PPS yang telah dilantik bekerja secara profesional,” tegasnya.

Profesionalisme dan netralisme tiap anggota menurutnya sangatlah penting. “Hal yang harus anda pegang adalah profesionalisme, yang kedua harus independen. Harus netral betul, dan imparsial, tidak ada lagi yang parsial tersekat-sekat,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: