Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan


Lumajang, Motim - Kesehatan para santri di pondok pesantren (ponpes) juga ikut diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. Saat ini belum semua ponpes di Lumajang memiliki fasilitas kesehatan yang memadai atau Pos Kesehatan Pondok Pesantren (Poskestren).

Di Lumajang jumlah ponpes yang terdata pada 2017 mencapai 137 ponpes. Dari jumlah ini, hanya 36 ponpes yang memiliki poskestren hanya 36 saja. Dengan strata Purnama Mandiri sebesar 58,3 persen.

Untuk itu melalui Dinas Kesehatan, berkomitmen agar pengetahuan dan wawasan kesehatan di ponpes perlu ditingkatkan. Melalui pemberdayaan SDMnya sehingga dapat mengenal masalah yang dihadapi, merencanakan dan melakukan upaya pemecahannya.

“Dengan memanfaatkan potensi setempat sesuai situasi, kondisi dan kebutuhan,” kata Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Lumajang, Irma Rokhmania.

Dinas Kesehatan juga telah mengumpulkan perwakilan ponpes di Lumajang, untuk Penggalangan Komitmen Pembentukan Poskestren. Dengan harapan, peran pengasuh pondok pesantren dalam memfasilitasi pemberdayaan masyarakat di pondok pesantren lebih meningkat.

Kerjasama antara pengasuh ponpes dan tenaga kesehatan pendamping juga lebih ditingkatkan. Peranan pengasuh ponpes terhadap berkembangnya poskestren dengan strata yang lebih tinggi sangatlah penting.

“Mengingat prinsipnya dari, oleh, dan untuk masyarakat pondok pesantren,” tegasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: