Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Kedua tersangka pil koplo
Kedua tersangka pil koplo
Lumajang, Motim - Dua pemuda yang diduga sebagai pengedar obat berbahaya alias pil koplo dibekuk Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang pada Rabu (14/3). Dua pemuda saling berkaitan ini ditangkap di tempat yang berbeda.

Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandhito kepada media, Kamis (15/3), menuturkan, dua pengedar itu adalah Dimas Fery Sandi bin Sumadi (24), warga Dusun Tukum Kidul, Desa Tukum, Kecamatan Tekung. Dia ditangkap di rumahnya sekitar pukul 19.30 WIB.

Pengedar satunya adalah Abdul Aziz bin Slamet Efendi (29), warga Desa Blukon, Kecamatan Kota Lumajang. Penangkapan terhadap Abdul Aziz merupakan pengembangan dari Dimas Fery Sandi. “Penangkapan terhadap Abdul Aziz selisih satu jam dari Dimas, tepatnya pukul 20.30 WIB,” katanya.

Ditangkapnya Dimas Fery Sandi bermula dari kecurigaan masyarakat yang kerap melihat transaksi mencurigakan di rumahnya. Oleh Masyarakat kemudian dilaporkan ke petugas terus ditindak lanjuti. “Ternyata benar, Dimas jualan obat keras berbahaya itu,” ujarnya.

Petugas yang mengintainya langsung menggerebeknya dan berhasil mengamankan Dimas. Saat dilakukan penggeledahan, petugas berhasil menemukan 1 bungkus rokok Dunhil berisi 70 butir pil koplo berlogo Y dan 1 plastik kecil berisi 50 butir pil koplo juga berlogo Y, 1 buah HP merk Advan serta uang tunai 20 ribu.

Dari keterangan Dimas diperoleh keterangan apabila pil koplo itu didapat dari temannya bernama Abdul Aziz. Petugas terus mencari keberadaannya dan berhasil diamankan di rumahnya. Dari tangannya petugas menyita 1 buah HP merk Speak Out, 1 bandel plastik klip serta uang senilai 22 ribu.

Atas perbuatannya itu, Dimas Fery Sandi dan Abdul Aziz ditetapkan sebagai tersangka dijerat dengan pasal 197 sub 196 UURI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. “Maksimal kedua tersangka dipidana hukuman penjara 10 Tahun,” tegas Kasat Resnarkoba.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: