Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Relawan Laskar Hijau melakukan penanaman 500 pohon
Relawan Laskar Hijau melakukan penanaman 500 pohon
Lumajang, Motim - Pengrusakan posko dan ratusan tanaman konservasi yang dilakukan oknum tidak bertanggungjawab pada Selasa (13/3) kemarin lusa, tidak membuat surut semangat relawan Laskar Hijau untuk menghijaukan gunung Lemongan yang terletak di Desa Papringan, Kecamatan Klakah.

Sabtu (17/3) sekira pukul 07.00 Wib, ada puluhan relawan Laskar Hijau yang datang dari berbagai daerah kembali melakukan penanaman pohon di gunung Lemongan dengan berbagai jenis seperti pohon Jambu Biji, Nangka juga pohon Sukun. Sedikitnya ada sekitar 500 pohon yang sudah ditanam.

“Teror dan pengrusakan ini tak akan membuat kami menyerah untuk menghijaukan gunung Lemongan, karena mengabdi di gunung Lemongan merupakan pilihan kami,”kata Ilal Hakim salah satu relawan Laskar Hijau.

Tantangan terbesar Laskar Hijau dalam melakukan gerakan konservasi di wilayah hutan lindung gunung Lemongan adalah para perambah hutan yang terus berusaha menjadikan hutan lindung di gunung Lemongan untuk dijadikan kebon sengon Albasia.

Meski secara ekonomis penghasilan dari sengon kalah lebih jauh dari budidaya tanaman buah seperti buah Durian, buah Alpukat dan buah lainnya yang bisa menjawab kebutuhan sehari-hari.”Pohon Sengon Albasia baru bisa memanen antar 5 hingga 7 tahun kemudian Mas,”jelas Ilal

Secara terpisah koordinator Laskar Hijau A’ak Abdullah Al Kuddus menambahkan mereka hanya bisa membunuh pohon yang sudah ditanam oleh relawan Laskar Hijau. Tapi, tidak akan pernah bisa membunuh semangat relawan Laskar Hijau untuk terus menanam untuk menghijaukan gunung Lemongan.

“Menanam adalah melawan. Laskar hijau akan terus melawan para perusak hutan juga melawan bencana alam,”tambahnya.

Sementara itu waka ADM Perum Perhutani SKPH Lumajang KPH Probolinggo H. Muhlisin, S.Hut menuturkan, beberapa kasus pengrusakan hutan yang terjadi di kawasan hutan lindung gunung Lemongan sudah dilaporkan ke aparat kepolisian Polres Lumajang dan sudah ditangani oleh unit Tindak Pidana Tertentu Sat Reskrim.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan datang ke unit Tipter untuk menanyakan perkembangan kasus pengrusakan hutan gunung Lemongan itu.”Ngomong lamban ya. Kami sangat memaklumi, karena sebagian penyidiknya terkena pengamanan jelang Pilkada mendatang. Sedang kasus yang ditangani mungkin cukup banyak,”tegas waka ADM SKPH Lumajang.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: