Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Miliki Sabu, Residivis Narkoba Ditangkap Lagi

Rudi Hartono saat diamankan di Sat Resnarkoba
Rudi Hartono saat diamankan di Sat Resnarkoba
Lumajang, Motim - Seorang residivis yang kesehariannya sebagai sopir truck, ditangkap Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lumajang karena diduga melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum, menerima, membeli dan menyimpan, memiliki, menguasai dan menyediakan serta menggunakan Narkotika golongan I jenis sabu.

Residivis dimaksud bernama Rudi Hartono bin Awar (36), warga Dusun/Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe. Dari tangannya, Tim Opsnal menyita barang bukti berupa 1 poket serbuk Kristal, diduga sabu dan 1 buah HP merk Nokia.

“Pada Tahun 2016 yang lalu, Rudi Hartono ini pernah dipenjara selama 11 bulan atas kasus Narkoba jenis sabu. Sekarang ditangkap lagi ya soal Narkoba,” kata Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandhito, SH saat dikonfirmasi Memo Timur, Sabtu (17/3).

Sepekan yang lalu, pihaknya menerima laporan dari warga yang mencurigai Rudi Hartono tetap bermain Narkoba. Atas informasi warga itu, dirinya memerintahkan Tim Opsnal melakukan penyelidikan. Kamis sore (15/3), diperoleh informasi apabila tersangka baru saja melakukan transaksi sabu.

Tim Opsnal terus bergerak mencari keberadaan Rudi Hartono di rumahnya. Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB, melihat tersangka berada di rumahnya, Tim Opsnal langsung menggerebeknya. Rudi Hartono berhasil diamankan lengkap bersama BB sabu seberat 0,54 gram itu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Rudi Hartono berikut BB terus diboyong ke Sat Resnarkoba Polres Lumajang. “Saat diperiksa oleh penyidik, Rudi Hartono mengakui jika 1 poket sabu itu adalah miliknya,” ujarnya.

Karena perbuatannya melanggar pasal 114 sub 112 jo 127 UURI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, usai diperiksa terus dimasukkan ke dalam rumah tahanan Polres Lumajang. “Paling lama dipidana hukuman penjara 15 Tahun,” tegas Kasat Resnarkoba.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: