Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Operasi Ami Yuli di RSUD dr. Subandi Jember Ditunda

Kondisi Ami Yuli di RSUD dr. Subandi Jember
Kondisi Ami Yuli di RSUD dr. Subandi Jember
Lumajang, Motim - Operasi Ami Yuli, penderita kelainan paru-paru sebenarnya akan dilaksanakan Selasa (6/3), di RSUD dr. Subandi Jember. Namun pihak rumah sakit menunda dengan alasan kondisi fisik balita berusia 2 tahun itu belum memungkinkan untuk dioperasi.

Kasiati, Ibu Ami Yuli menyampaikan, penundaan operasi ini lantaran dari hasil pemeriksaan pihak rumah sakit menyatakan kalium balita asal Desa Besuk, Kecamatan Sumbersuko itu masih rendah.

Dengan kondisi fisik Ami Yuli seperti ini, akhirnya operasi hari itu ditunda keesokan harinya. “Besok, karena kaliumnya masih rendah,” kata Kasiati. Ia berharap operasi bisa segera dilaksanakan demi kesembuhan anaknya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kasiati dan suaminya Saifudin harus berjuang keras demi kesembuhan anaknya. Padahal keduanya adalah warga yang tidak mampu. Bahkan rumah milik mereka harus dijual untuk biaya pengobatan anaknya.

Ami Yuli diketahui tidak bisa tumbuh seperti anak-anak pada biasanya. Sejak lahir Ia didiagnosa kelainan paru-paru. Perutnya nampak membesar. Sebelum dibawa ke Jember, Ia sempat dirawat di RSUD Haryoto Lumajang.

Sejak Jumat (2/3), lalu, Ami Yuli dirujuk ke RSUD dr. Subandi untuk dioperasi. Untuk biaya operasi Pemkab Lumajang telah bersedia menanggungnya. Ditambah dana dari BPJS. Biaya operasi ditaksir mencapai puluhan juta.

Bantuan juga datang dari hasil penggalangan dana dari para pemuda yang tergabung dalam Gerakan Mahasisawa Nasional Indonesia (GMNI) Lumajang dan Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Lumajang.

Para pemuda inilah yang membantu pengurusan surat keterangan tidak mampu di desa dan kecamatan setempat. Atas peran mereka juga, Pemerintah Kabupaten Lumajang dan BPJS akhirnya memberikan bantuan.

“Surat keterangan tidak mampu sudah kita serahkan. Agar bisa dapat bantuan,” kata Adi Irawan, Ketua GMNI Lumajang pada Memo Timur. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: