Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Kasubsi Regestrasi tahanan saat dikonfirmasi
Kasubsi Regestrasi tahanan saat dikonfirmasi
Lumajang, Motim - Meningkatnya angka kriminalitas yang diimbangi dengan banyaknya pengungkapan kasus oleh aparat kepolisian Polres Lumajang, membuat lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Lumajang menjadi overload.

Kasubsi Regestrasi Endra Suwartono didampingi Kasi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Faudi Anwar saat dikonfirmasi sejumlah media, Selasa (20/3), di kantornya mengatakan, sesuai dengan ketentuan yang ada, seharusnya Lapas Lumajang hanya bisa dihuni 181 tahanan.

Saat ini Lapas Lumajang dihuni 464 tahanan terdiri dari 451 tahanan laki-laki dan 13 tahanan perempuan. 451 tahanan laki-laki itu terdiri dari tahanan tindak pidana umum, Narkotika, pembunuhan juga tahanan kasus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

“Jumlah tahanan 451 itu sudah termasuk 2 tahanan teroris itu. 1 pelaku teroris dijatuhi hukuman 10 tahun penjara 1 lagi dijatuhi hukuman 6 tahun penjara,” katanya.

Sedang 13 tahanan perempuan itu terdiri dari 2 tahanan Narkotika, dimana 1 tersangka sudah divonis oleh pengadilan dengan hukuman penjara 5 tahun, 1 tersangka lagi masih dalam proses persidangan. 2 tahanan tindak pidana korupsi dimana 1 tersangka telah divonis oleh pengdilan 2, 5 tahun dan 1 tersangka lagi divonis 1,5 tahun.

1 orang tahanan kasus tambang pasir juga sudah divonis oleh pengadilan dengan hukuman penjara selama 10 bulan. “8 tahanan yang lain perkara tindak pidana umum (Pidum), ada yang dalam proses persidangan ada juga yang telah divonis Mas,” terangnya.

Endra juga menyampaikan, meski overload, Lapas Lumajang tetap saja melaksanakan tugas dan fungsi dengan baik dengan meningkatkan pelayanan di dalam lapas, meningkatkan system penjagaan juga keamanan sebagai upaya antisipasi terjadinya salah faham antar penghuni Lapas yang bisa menyebabkan kegaduhan.

Solusi untuk mengurangi jumlah tahanan agar tidak terus overload kata Endra, Lapas Lumajang memberikan program Bebas Bersyarat dan Cuti Bersyarat kepada Narapidana yang sudah melaksanakan masa hukumannya 2/3.

“Syarat utama untuk menerima program Bebas Bersyarat (PBB) dan Cuti Bersyarat (CB), Narapidana harus berkelakukan baik selama berada di Lapas,” tegas Endra. (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: