Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Resnarkoba Amankan Ribuan Butir Pil Koplo

KBO Sat Resnarkoba saat meminta keterangan Dedi Kurniawan
KBO Sat Resnarkoba saat meminta keterangan Dedi Kurniawan
Lumajang, Motim - Sedikitnya ada 6.755 butir pil koplo merk DMP disita Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lumajang dari tangan Dedi Kurniawan bin Atam (31), warga Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Rabu malam (8/3), sekitar pukul 20.45 WIB.

Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandhito, SH kepada sejumlah media mengatakan, Untuk keperluan proses pemeriksaan dan pengembangan, Dedi Kurniawan terus digelandang oleh Tim Opsnal menuju Polres Lumajang berikut barang bukti (BB) 6.755 butir pil koplo tersebut.

Tim Opsnal juga mengamankan 1 buah HP merk Samsung juga uang tunai senilai 210 ribu rupiah. “Dedi Kurniawan sudah kami tahan dan sudah mendekam di sel tahanan Polres Lumajang,” ungkapnya.

Dedi Kurniawan ditangkap berawal dari laporan masyarakat juga informasi dari beberapa pelaku pil koplo yang lebih dulu tertangkap oleh petugas yang menyampaikan apabila Dedi Kurniawan juga melakukan hal yang sama.

Sat Resnarkoba melalui Tim Opsnal kemudian dilakukan penyelidikan. Hasilnya, benar jika Dedi mengedarkan sediaan farmasi jenis pil warna kuning berlogo DMP kepada orang lain tanpa keahlian dan kewenangan.

Rabu malam Tim Opsnal memperoleh informasi apabila pelaku berada di dalam rumahnya sedang melayani pembelian pil koplo salah satu pelanggannya. “Tim Opsnal mendatangi rumahnya, lalu menggerebek dan berhasil mengamankan pelaku lengkap dengan BB Pil koplo jumlahnya ribuan itu Mas,” ungkapnya lagi.

Ketika dimintai keterangan oleh penyidik, pelaku mengaku bersalah, karena mengedarkan sediaan farmasi tanpa mendapat ijin dari pihak berwenang juga tanpa keahlian. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan UURI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

“Pelaku terancam hukuman penjara paling lama 10 Tahun. Identitas pemasok sudah dikantongi, sekarang masih dalam pantauan Tim Opsnal,” pungkas Prio.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: