Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Simpan Sabu, Tri Handoko Diringkus Resnarkoba

Candrijanto Tri Handoko saat diamankan berikut BB Narkotika
Lumajang, Motim - Candrijanto Tri Handoko bin Kaboel (51), warga jalan Ahmad Yani, Desa Kutorenon, Sukodono, ditangkap Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang, karena tertangkap tangan melakukan tindak pidana tanpa hak melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menyerahkan serta menyimpan, memiliki, menyimpan atau menyediakan narkotika jenis sabu-sabu.

Dari tangan bersangkutan, Tim Opsnal berhasil mengamankan sedikitnya 4 poket berisi serbuk cristal diduga sabu seberat 1,89 gram, 6 buah pipet kaca, 2 buah sendok takar sabu dan seperangkat alat hisap sabu.

Untuk keperluan proses pemeriksaan dan pengembangan, Tim Opsnal terus menggelandang pelaku bersama barang bukti (BB) menuju ke Polres Lumajang. Kini pelaku sudah meringkuk di sel tahanan Polres Lumajang.

Candrijanto Tri Handoko ditangkap di rumahnya pada Selasa (6/3), sekitar pukul 11.00 WIB. “Maaf, hasil ungkap ini baru kami sampaikan kepada rekan-rekan media, karena masih dilakukan pengembangan,” tutur Kasat Resnarkoba, AKP Prio Puriwandhito, SH kepada Memo Timur, Rabu (7/3).

Beberapa waktu yang lalu kata Kasat Resnarkoba, pihaknya memperoleh informasi apabila bersangkutan diduga sebagai pelaku Narkotika jenis sabu. Sat Resnarkoba melalui Tim Opsnal kemudian melakukan pemantauan terhadap gerak gerik setiap harinya. Bahkan, kemana dia pergi, Tim Opsnal terus membuntutinya. “Hampir 3 bulan Tim Opsnal memantau dan membuntutinya Mas,” ungkapnya.

Selasa siang kemarin, pihaknya kembali memperoleh informasi apabila bersangkutan berada di rumahnya, diduga sedang pesta sabu. Tak mau kehilangan orang yang diburunya hampir 3 bulan lamanya, pihaknya terus mendatangi rumah bersangkutan kemudian menggerebeknya.

Tim Opsnal berhasil mengamankan pelaku lengkap dengan sejumlah BB Narkotika. Saat dimintai keterangan petugas, pelaku mengakui semua perbuatannya. Namun, dia menolak menyebut identitas pemasok barang haram tersebut. “Tes Urine pelaku juga positif mengandung narkotika,” ungkapnya lagi.

Karena perbuatan pelaku melanggar pasal 114 sub 112 jo 127 UURI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, usai menjalani proses pemeriksaan pelaku langsung dijebloskan ke rumah tahanan Polres Lumajang. “Pelaku terancam dipidana hukuman penjara paling lama 15 tahun,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: