Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Sopir berikut truck saat diamankan di Polres Lumajang
Sopir berikut truck saat diamankan di Polres Lumajang
Lumajang, Motim - Aksi pencurian kayu di kawasan hutan milik Perum Perhutani SKPH Lumajang KPH Probolinggo marak terjadi. Terhitung selama 3 bulan di awal Tahun 2018 tercatat sedikitnya ada 3 kasus pencurian kayu.

Pada Senin (15/1), petugas gabungan Perum Perhutani dengan Polsek Pasirian berhasil mengamankan belasan gelondong kayu jati di belakang rumah warga di wilayah Dusun Timur Curah Desa Bago, Kecamatan Pasirian.

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Pasirian, Ipda Lugito belasan kayu jati milik SP dan SL yang tak lain saudara dari Sri Fatimah yang rumahnya bersebelahan dengan tempat ditemukan belasan gelondongan kayu jati itu. Namun, hingga saat ini SP dan SL belum juga tertangkap.

Minggu (11/2), petugas patroli Sat Sabhara Polres Lumajang juga berhasil mengamankan sebuah truck warna merah bertuliskan agen LPG yang diduga milik salah satu agen pendistribusian Elpiji di Lumajang Nopol N 8857 UZ mengangkut kayu jati tanpa dilengkapi dengan dokumen sah dari pihak terkait.

Sopir truck bernama Namo, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono. Kernet truck bernama Tumar, warga Desa Boreng, Kecamatan Kota Lumajang. Keterangan yang diperoleh dari sopir dan kernet, kayu itu diangkut dari wilayah Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, mau dikirim ke Desa Boreng Sukodono.

Keterangan dari sopir dan kernet, yang menyuruh mengangkut kayu jati itu berinisial MSN dan CP. Namun, hingga saat ini MSN dan CP masih belum tertangkap.

Waka ADM Perum Perhutani SPH Lumajang KPH Probolinggo, H. Muhlisin, S.Hut mengatakan. Kasus penemuan belasan gelondong kayu jati di Dusun Timur Curah, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, ditangani oleh Polsek Pasirian.

Sedang kasus truck mengangkut kayu jati yang diamankan petugas patroli di jalan raya Desa/Kecamatan Sumbersuko, ditangani oleh Sat Reskrim Polres Lumajang. “Kedua kasus kayu itu sudah kami serahkan sepenuhnya kepada penyidik,” katanya.

Ditanya apakah 25 balakan kayu jati berukuran 2 M x 20 CM X 15 CM diangkut truck warna biru muda Nopol N 8369 UZ dikemudikan oleh Sayotno (41), warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Tempursari, yang diamankan petugas patroli Sat Sabhara Polres Lumajang juga hasil pencurian dari wilayah hutan milik Perum Perhutani, Muhlisin mengaku ya.

“Setelah kami croscek, ternyata kayu jati itu ditebang dari kawasan hutan petak 27 P wilayah RPH Bago, BKPH Pasirian. Atas kasus ketiga ini, Perum Perhutani merugi sekitar 38 jutaan Mas,” terangnya kepada Memo Timur via ponselnya.

Kasat Reskrim, AKP Roy Aquary Prawirosastro, SH menyampaikan, kasus pencurian kayu di kasawan perum perhutani sudah ditangani dan masih dalam penyelidikan. Termasuk truck berikut kayu jati yang diangkutnya juga sudah diamankan oleh penyidik.

“Sayotno dijerat pasal 83 ayat 1 dan ayat 2 UU NO 13 Tahun 2013 tentang perusakan hutan dipidana paling singkat 1 Tahun penjara,” tegas Kasat Reskrim Polres Lumajang.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: