Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » » Bojonegoro Belajar Pengelolaan Wisata ke Lumajang

Kunjungan Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro ke Lumajang
Kunjungan Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro ke Lumajang
Lumajang, Motim - Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro melakukan studi banding ke Pemerintah Kabupaten Lumajang. Kedatangan mereka untuk banyak belajar mengenai pengelolaan kepariwisataan.

Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Sally Atyasasmi, S.K.M., M.K.M, mengatakan, kedatangan mereka untuk mengetahui bagaimana terobosan Lumajang dalam mengelola sektor pariwisata.

“Saya kagum dengan cara kerja Pemerintah Kabupaten Lumajang yang mensinergikan seluruh pihak dalam upaya pengelolaan pariwisata,” kata dia.

Secara sederhana, hal ini dapat dilihat dari hadirnya perwakilan segenap OPD yang menemui mereka di Kantor Bupati. Seperti Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Bappeda, Satpol PP, dan beberapa pihak terkait.

“Ternyata pariwisata di Lumajang tidak hanya bicara soal tanggungjawab Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, tapi juga di sini ada Dindag, Dishub, Satpol, dll. Ini adalah sinergitas yang cukup berbeda dengan cara kami mengelola pariwisata,” ungkapnya.

Pertemuan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu terkait pengelolaan sektor pariwisata kedua daerah, namun juga diharapkan menjadi momen promosi potensi kearifan. Terkait hal ini, Sally berharap Pemkab Lumajang juga bisa mengagendakan kunjungan ke Bojonegoro untuk melihat langsung potensi wisata di sana.

“Saya berharap pihak Pemerintah Kabupaten Lumajang juga dapat melakukan kunjungan ke Kabupaten Bojonegoro agar kita dapat melanjutkan diskusi dan melihat potensinya secara langsung,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Asisten Administrasi Setda Kabupaten Lumajang, Drs. Slamet Supriyono, M.Si mengatakan, potensi pariwisata di Lumajang mencakup beberapa aspek. “Antara lain alam, budaya sejarah, religi, pendidikan dan wisata buatan,” tegasnya.

Kabupaten Lumajang telah melakukan beragam upaya dalam pengelolaan potensi wisata, salah satunya adalah dalam jangka waktu dekat telah memiliki Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan untuk 15 Tahun kedepan.(fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: