Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Buntaran Pantau UN SMP/MTs, Ada sedikit Kendala dari Pusat

Lumajang, Motim - Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMP/MTS mulai dilaksanakan pada Senin (23/4), pagi. Untuk memastikan pelaksanaan UN berjalan dengan baik, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati, dr. Buntaran Suprianto melakukan pemantauan di sejumlah sekolah.

Di hari pertama UN ini, Buntaran mengunjungi dua sekolah. Yakni MTsN Lumajang dan SMPN 1 Tekung. Kedua sekolah ini melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Plt Bupati dr. Buntaran Suprianto pantau UN
Plt Bupati dr. Buntaran Suprianto pantau UN

Ada yang istimewa dalam pelaksanaan UNBK di MTsN Lumajang. Karena pihak sekolah juga menampung siswa/siswi dari sekolah lain agar bisa mengikuti UNBK. Ada sejumlah sekolah yang bergabung dengan MTsN Lumajang.

Menurut Kepala Sekolah MTsN Lumajang, Jamaluddin, S.Pd.,MM., total ada 337 peserta UNBK di MTsN Lumajang tahun ini. Peserta dari MTsN Lumajang sendiri sebanyak 277 siswa. Sementara sisanya dari MTs lain di Kabupaten Lumajang.

Diantaranya yaitu 13 peserta dari MTs Habibul Abror, 17 peserta dari MTs Al-Mubarok, 4 peserta dari MTs Nurul Jadid, 9 peserta dari MTs Rohmatul Umam, 7 peserta dari MTs SA Barokatul Hasan, dan 10 peserta dari MTs Al-Asna.

Terkait persiapan ujian, MTsN 1 Lumajang belajar dari pengalaman UNBK SMA yang mengalami sejumlah kendala karena menggunakan laptop, Maka pihak di MTsN 1 Lumajang menggunakan komputer.

“Dipastikan seluruhnya dalam keadaan baik. Selain itu, untuk mengantisipasi kendala teknis di tengah pelaksanaan, ada teknisi yang disiagakan di lokasi ujian,” kata Jamaluddin.

Namun kendala teknis justru datang dari pusat. Karena sempat terjadi keterlambatan token dari pusat. Peserta yang seharusnya mulai mengerjakan ujian pada pukul 07.30 WIB, namun baru bisa login pada pukul 08.00 WIB.

“Namun hal ini tidak menjadi kendala berarti karena setelahnya para siswa dapat mengerjakan UNBK dengan kondusif dan tertib,” jelasnya.

Usai dari MTsN Lumajang, Buntaran melanjutkan pemantauan ke SMPN 1 Tekung. Guru SMPN 1 Tekung, M. Suhudi menjelaskan bahwa pada hari pertama pelaksanaan UNBK tidak ada kendala berarti.

Namun sempat terjadi keterlambatan token seperti halnya di MTsN Lumajang. “Namun, untuk mengantisipasi permasalahan teknis, pihaknya sudah menyediakan peralatan cadangan seperti laptop, genset dan server,” terangnya.

Sementara Buntaran berharap, kendala teknis dari pusat ini tidak menganggu konsentrasi peserta ujian. Ia ingin para peserta bisa tetap maksimal mengejakan soal yang ada. “Semoga peserta ini bisa sukses semua,” kata Buntaran.

UNBK SMP/MTs ini dilaksanakan selama empat hari. Ada empat mata pelajaran yang diujikan, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan Bahasa Inggris. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: