Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bukan menjadi alat untuk memecah belah warga masyarakat. Namun justru sebagai alat untuk mendewasakan diri dalam berdemokrasi. Untuk itu kampanye jaga keamanan dan kedamaian Pilkada terus digencarakan oleh berbagai elemen masyarakat.

Hal ini berguna agar kondusifitas tetap terjaga, sebelum dan sesudah Pilkada. Baik itu Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang maupun Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa timur.



Geliat masyarakat untuk kampanye menjaga kondusifitas sudah mulai terlihat bermunculan. Diantaranya ajakan untuk menjaga keamanan dan kedamaian selama sebelum dan sesudah coblosan.

Salah satu geliat yang getol menyuarakan dan terus bermunculan adalah dari Forun Masyarakat Cinta Damai Kabupaten Lumajang. Lembaga ini tidak hanya menyuarakan kampanye damai terbuka, melainkan juga memasang baliho dan spanduk di jalan-jalan.

Diantara ajakannya adalah seperti yang terpasang dalam spanduk. “Mari Menjaga Keamanan dan Kedamaian Pemilihan Bupati Lumajang dan Gubernur Jatim 2018,” tulisnya dalam spanduk yang terpampang di salah satu ruas jalan.

Sebab, keamanan dan kedamaian adalah tanggungjawab kita bersama. “Itu adalah tanggungjawab kita bersama. Makanya harus dijaga bersama-sama,” kata salah satu anggota forum ini.

Gerakan ini bakal terus dilanjutkan oleh Forum Masyarakat Cinta Damai Kabupaten Lumajang. Bukan cuma sesaat. Tapi akan terus disuarakan hingga pilkada selesai. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: