Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Panen Raya
Panen Raya
Lumajang, Motim - Memasuki masa panen raya, harga gabah kali ini mengalami penurunan. Penurunan harga kali ini, nampaknya membuat para petani kecewa. Pasalnya harga gabah lebih murah dibandingkan sebelumnya.

Dari informasi yang dihimpun, harga gabah yang sebelumnya berada di kisaran Rp 5ribu perkilogram, kini harganya turun menjadi sekitar Rp 4.400 perkilogram. Itupun, tidak semua daerah sama harganya.

Salah satu faktor menurunnya harga adalah cuaca yang akhir-akhir ini seringkali mudah berubah. Membuat sebagian besar tanaman padi milik para petani kurang berkualitas. Padahal biaya tanam dan perawatan lumayan besar.

“Ongkos biaya selama masa tanam padi cukup tinggi. Apalagi cuaca yang seringkali mudah berubah, kita harus merogoh biaya lebih besar untuk menyelamatkan tanaman padi. Hasil panen pun tak sebanding karena harga padi kian menurun,” kata Siana, salah satu petani.

Kian menurunnya harga padi, dirinya berharap pemerintah segera melakukan langkah efektif untuk menyetabilkan harga padi. Harapannya, agar para petani padi tidak menjerit dengan anjloknya harga padi. Selain untuk membayar biaya pekerja.

“Ya semoga pemerintah bisa menaikkan harga padi. Petani padi yang merasa kurang senang soal harga tidak hanya di sini saja. Namun di daerah lain pun saya kira sama harapannya,” tukas Siana saat hendak melanjutkan memanen padinya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: