Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Pemerintah Kabupaten Lumajang Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lumajang mencairkan dana hibah untuk KONI Kabupaten Lumajang sebesar Rp 4 milyar. Dana ini akan dibagikan ke 27 pengurus cabang olahraga.

Kabid Keolahragaan Dispora Lumajang, Mochamad Soleh Alfan, S.Sos. menyampaikan, pihaknya meminta dukungan semua pihak bersama-sama membantu tertib administrasi dan tepat waktu terkait pertangungjawabannya.

Rapat Kerja Anggaran Dana Hibah KONI 2018
Rapat Kerja Anggaran Dana Hibah KONI 2018

Apabila kegiatan sudah dilaksanakan dan segera membuat laporan kegiatan sebagai bentuk tanggung jawab penerima dana hibah. Karena menangani atlet dan segala permasalahan yang ada tidaklah mudah.

“Harapannya bagaimana meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Lumajang ini semakin maju dan jangan sampai atlet pindah daerah. Untuk itu kesejahteraan atlet dan pelatih harus diperhatikan bersama,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Lumajang, H. Ngateman, S.H. menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lumajang yang membantu kelancaran pencairan dana hibah.

“Sehingga di bulan April ini sudah bisa dicairkan oleh bendahara masing-masing cabor,” terangnya.

Ia menggaris bawahi bahwa pengurus KONI/cabor harus mengikuti sistem keuangan yang ada dan harus banyak belajar kepada Dispora dalam hal pembelanjaan dan apa saja yang terkait dengan laporan.

Kepada masing-masing cabor, Ngateman menekankan tiga hal yang wajib dilaksanakan dan digelar terkait penerimaan dana hibah KONI 2018. Diantaranya adalah Kejurkab, Piala KONI dan Kejurda/Kejurprov/kejuaraan resmi dari even-even lain yang arahnya untuk peningkatan prestasi atlet.

“Semua harus dilaksanakan, cabor yang tidak ada even jangan memaksakan harus berangkat, maka dana itu akan dialihkan kepada cabang olahraga yang sangat padat kegiatannya dan membutuhkan banyak dana,” kata dia.

Besaran uang pembinaan bagi cabor yang nilainya bervariasi, antara Rp 20 juta hingga Rp 70 juta di tahun 2018. Sedangkan untuk cabor yang beregu formula untuk alokasinya berbeda. Tolak ukur pemberian dana ditentukan dengan tingkat kejuaraan dan besarnya potensi atlet penyumbang medali terbanyak pada setiap kejuaraan. (*/fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: