Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Mayat korban dievakuasi oleh petugas bersama warga
Mayat korban dievakuasi oleh petugas bersama warga
Lumajang, Motim - Tiga hari tidak keluar rumah, Abu Bakar (75), warga Dusun Tambahrejo, Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe, ditemukan sudah tidak bernyawa di tempat tidurnya dalam kondisi tubuh membengkak dan berbau.

Kanit Reskrim Polsek Pasrujambe, Bripka Agus Cahyo, SH menuturkan, pada Jum'at (13/4) malam sekitar pukul 18.30 WIB, keluarganya mencari korban, karena sudah tiga hari tidak kelihatan. Setelah kerabatnya mendatangi rumahnya, semua pintu rumahnya dalam keadaan terkunci.

Dari balik kaca, mereka melihat ada orang tidur di sebuah dipan yang ada di ruang tamu. Namun, ketika dipanggil berulang kali, orang yang dipastikan sebagai korban itu tidak menjawab. Curiga dan khawatir terjadi sesuatu, kerabatnya tadi minta bantuan warga lalu membuka paksa pintu rumah korban.

Saat pintu dibuka, kerabat korban dan warga kaget setelah melihat korban sudah meninggal dunia. Kemudian oleh warga dilaporkan ke Kepala Desa setempat, dilanjutkan ke Polsek Pasrujambe. “Kami terus melakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ungkapnya kepada Memo Timur, Sabtu (14/4), via ponselnya.

Untuk memastikan penyebab kematiannya, pihaknya berkoordinasi dengan keluarga melibatkan Kades setempat berharap mayat korban bisa dikirim ke RSUD dr. Haryoto untuk dioutopsi. Keluarga korban menolak, sehingga mayat korban hanya divisum luar.

Hasilnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Diduga penyakit yang dideritanya kambuh dan tidak segera mendapat pertolongan hingga korban meninggal dunia.

Menurut keluarganya, korban sejak beberapa tahun terakhir mengalami gangguan jiwa juga sesak nafas. Korban tinggal sendirian di rumahnya. Untuk makan, memasak sendiri terkadang dikirimi oleh keluarga.

“Keluarga korban juga telah membuat surat pernyataan diketahui Kades setempat, isinya menerima atas kematian korban dan menolak Outopsi,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: