Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Petugas menghalau kendaraan berat yang akan masuk ke lokasi tambang tak berizin
Petugas menghalau kendaraan berat yang akan masuk ke lokasi tambang tak berizin
Lumajang, Motim - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Lumajang bersama dengan petugas gabungan lainnya, berhasil menghalau kendaraan berat yang akan masuk ke lokasi tambang pasir ilegal. Rencananya kendaraan ini akan dimasukkan ke lokasi tambang yang berada di Desa Bades Kecamatan Pasirian.

Upaya penghalauan dilakukan, karena diketahui lokasi tambang masih belum mengantongi izin. Bersama dengan Pemerintah Desa Bades, petugas melakukan komunikasi dengan warga setempat yang mengaku sebagai suruhan salah satu perusahaan untuk memasukkan kendaraan berat itu.

“Izinnya belum ada, tapi mau beroperasi,” kata Kepala Satpol PP Lumajang, Drs. Basuni pada Memo Timur, Jumat (6/4). Namun belum diketahui secara pasti nama perusahaan yang dimaksud tersebut. Rencananya ada 4 kendaraan berat yang akan dimasukkan.

Rencana ini diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat. Karena sebelumnya juga ada penolakan dari masyarakat setempat. Karena untuk menuju lokasi tambang, kendaraan berat itu harus melalaui jalan desa atau jalan pertanian.

“Jalan yang akan dilalui merupakan jalan desa, bukan jalan kabupaten,” katanya.

Jika nantinya perusahaan tersebut sudah mengantongi izin dan akan memasukkan kendaraan berat, akan dilakukan musyawarah lagi dengan pihak desa dan masyarakat setempat. “Nanti kita serahkan ke pihak desa, bagaiman keputusannya,” jelas Basuni.

Basuni menambahkan, ada tiga izin penambangan baru yang sudah turun. Seperti di lokasi tambang di Desa Klopo Sawit, Kecamatan Candipuro. “Sudah akan beroperasi dan bekerjasama dengan masyarakat,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: