Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Sosialisasi Pilkada Lumajang 2018
Sosialisasi Pilkada Lumajang 2018
Lumajang, Motim - Pelaksana Tugas (Plt) Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Lumajang, Patria Dwi Hastiadi AP. M.si menyampaikan, pratik money politic atau politik uang masih menghantui masyarakat. Padahal ada ancaman pidana yang berat bagi pelakunya.

Patria menjelaskan, dari hasil survey sebuah lembaga, disebutkan 67 persen masyarakat masih rentan dalam praktik politik uang. “Saat Pilkada, masyarakat masih berharap ada yang datang untuk ngasih uang,” katanya saat menjadi pemateri dalam Sosialisasi Pilkada Lumajang di Aula Badan Kepegawaian Daerah Lumajang, Senin (16/4).

Padahal sesuai aturan terbaru yang sudah dituangkan dalam undang-undang, untuk Pilkada kali ini dan seterusnya tidak ada toleransi bagi pelaku politik uang. Karena hal ini menjadi perhatian serius dari pemerintah.

Bahkan sudah dibentuk satgas khusus di tiap-tiap daerah untuk mengantisipasi adanya praktik politik uang. “Ada Satgas Money Politik, dan kita sudah dibantu oleh Polres Lumajang,” jelasnya.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono, S.Sos menegaskan, politik uang ini bisa berpengaruh kepada pemimpin yang terpilih nantinya. Jika mereka terpilih melalui praktik politik uang, bukan tidak mungkin yang bersangkutan melakukan korupsi.

Untuk itu, juga agar Pilkada di Lumajang berjalan dengan baik dan kondusif, masyarakat harus bisa menghindari politik uang. Namun Agus Wicaksono menilai, dalam Pilkada kali ini, sudah lebih berkualitas. “Masyarakat sudah dewasa. Sudah bagus,” katanya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: