Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Kanit Pidum Sat Reskrim Iptu Agus Sugiharto, SH
Kanit Pidum Sat Reskrim Iptu Agus Sugiharto, SH
Lumajang, Motim - TIM Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang, terus mencari keberadaan Suparno (37), warga Desa Kalisemut, Kecamatan Padang. Dia dicari karena diduga kuat sebagai penadah sepeda motor hasil curian.

“Keberadaan Suparno sudah terdeteksi oleh Tim Resmob. Tapi, rumah yang dijadikan sebagai tempat persembunyiannya belum bisa dipastikan. Bantu do’anya biar segera tergaet Mas,” ungkap Kanit Pidana Umum Sat Reskrim Polres Lumajang, Iptu Agus Sugiharto, SH kepada Memo Timur, Jum’at (6/4).

Terungkapnya Suparno sebagai penadah motor curian, bermula dari tertangkapnya dua pelaku pencurian sepeda motor oleh Tim Resmob di wilayah Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, pada Senin (2/4), sekitar pukul 20.00 WIB.

Kedua pelaku itu adalah Wahid Komar (27), asal Dusun Krajan, Desa Kertowono, Kecamatan Gucialit dan A’an Adiputra (25), asal Dusun Bulukubung, Desa Kalisemut, Kecamatan Padang. Keduanya ditangkap saat hendak menjual sepeda motor hasil curiannya.

“Terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas pada salah satu kaki mereka, karena saat hendak ditangkap keduanya menyerang petugas,” ungkapnya lagi.

Wahid Komar dan A’an Adiputra ditangkap atas dasar laporan dari Safarudin (43), asal Jln Cut Nyak Dien, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Kota Lumajang, apabila sepeda motor Honda Vario Nopol N 2926 UV miliknya yang diparkir di depan toko Iraq Parfum, Jalan Veteran hilang dicuri maling.

Hasil penyelidikan Tim Resmob diketahui jika pencurinya adalah komplotan Wahid Qomar. Atas kecepatan penanganan kasus, tak lama kemudian keduanya berhasil ditangkap. Saat diinterogasi oleh penyidik, mereka mengaku sebelumnya pernah mencuri sepeda motor Yamaha Vega di depan rumah bidan Ira, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh.

Juga sepeda motor Honda Vario 150 di Taman Toga, sepeda motor Honda Beat di sebelah pos polisi Pasar Baru Lumajang dan mobil merk Grand Max di kota Blitar. “Keduanya dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian, dipidana hukuman penjara paling lama 7 Tahun,” pungkas Kanit Pidum Sat Reskrim.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: