Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - 4 bulan di awal tahun 2018 terhitung mulai bulan Januari sampai dengan April, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Lumajang, berhasil mengungkap sedikitnya 107 kasus dengan 130 tersangka.

Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandhito, SH
Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandhito, SH
Dengan rincian bulan Januari Tim Opsnal Sat Resnarkoba berhasil mengungkap kasus minuman keras (Miras) sebanyak 1 dengan tersangka 1 orang dijerat dengan Tindak Pidana Ringan (Tipiring), kasus obat keras berbahaya (Okerbaya) sebanyak 8 kasus dengan 8 tersangka. Kasus Narkoba jenis sabu sebanyak 5 dengan 6 tersangka.

“Bulan Januari hanya mengungkap 14 kasus dengan 15 tersangka,” tutur Kasat Resnarkoba, AKP Prio Purwandhito, SH kepada Memo Timur.

Selama bulan Februari, Tim Opsnal berhasil mengungkap kasus Miras sebanyak 1 kasus dengan 1 tersangka, kasus obat keras berbahaya (Okerbaya) sebanyak 5 kasus dengan 6 tersangka, kasus Narkoba sebanyak 2 kasus dengan 2 tersangka. “Bulan Februari mengungkap 8 kasus dengan 9 tersangka,” ujarnya.

Di bulan Maret, Tim Opsnal mengungkap kasus Miras sebanyak 2 kasus dengan 2 orang tersangka, kasus okerbaya sebanyak 6 kasus dengan 6 tersangka dan kasus Narkoba sebanyak 2 kasus dengan 2 orang tersangka.

Sedang di bulan April, Tim Opsnal berhasil mengungkap kasus Miras sebanyak 62 kasus dengan 75 tersangka, kasus Okerbaya berjumlah 9 dengan 9 orang tersangka dan kasus Narkoba berjumlah 4 dengan 4 orang tersangka.

Dari sekian kasus yang diungkap kata Prio, sekitar 50 persen sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lumajang. “Sisanya masih dalam penyempurnaan berkas perkara. Jika sudah rampung dan sempurna ya disusulkan Mas,” ungkapnya.

Masih kata Kasat Resnarkoba, operasi terhadap peredaran dan penyalahgunaan Narkoba terus ditingkatkan dengan sasaran tempat hiburan malam, tempat penginapan maupun rumah kos. Hal ini sebagai upaya untuk memberantas Narkoba.

Dan operasi Narkoba ini akan dilakukan secara berkesinambungan bersifat mendadak dan rahasia antisipasi bocor. “Bulan depan dan seterusnya kami pastikan jumlah pengungkapan kasus Narkoba akan lebih banyak lagi. Sasaran operasi kali ini adalah pengguna, pengedar juga pemasok Narkoba,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: