Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Aksi Pengumpulan Tanda Tangan Duka Cita Kerusuhan Mako Brimob

Kapolres: Tidak Perlu Takut Selama Kita Bersatu

Lumajang, Motim - Polres Lumajang membentangkan spanduk untuk aksi pengumpulan tanda tangan dalam rangka dukungan dan bentuk duka cita atas kerusuhan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok yang menewaskan enam orang anggota Polri. Spanduk itu dibentangkan di depan Markas Polres Lumajang, Minggu (13/5), pagi saat Car Free Day (CFD).
Aksi Pengumpulan tandatangan di Depan  Mapolres Lumajang
Aksi Pengumpulan tandatangan di Depan  Mapolres Lumajang
Masyarakat terlihat antusias membubuhkan tanda tangan sebagai wujud dukungan dan duka cita. Tidak hanya tanda tangan, masyarakat bisa menuliskan pesan di sana.

Kapolres Lumajang, AKBP Rachmat Ikhwan Nusi mengatakan, melalui aksi ini Ia juga menyampaikan kepada masyarakat. Agar tidak takut terhadap ancaman terorisme. Ketakutan tidak perlu muncul, jika masyarakat bersama-sama untuk memerangi terorisme.

“Yang jelas kita tidak perlu takut selama kita bersatu dan saling memberikan informasi,” katanya pada Memo Timur.

Masyarakat diminta berperan aktif memberikan informasi kepada pihak berwajib terkait adanya hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar. “Informasi harus secepatnya disampaikan agar antisipasi juga bisa cepat dilakukan,” lanjutnya.

Selain itu, masyarakat juga harus bersama-sama mengamankan lingkungannya. Dengan cara mengaktifkan giat ronda malam atau poskamling. “Karena untuk keamanan bukan hanya menjadi tanggungjawab kami, tapi tanggungjawab bersama,” jelasnya.

Seperti diketahui, jelang Ramadhan, aksi terorisme kembali terjadi. Selain di Mako Brimob, juga terjadi di tempat ibadah di Kota Surabaya yang menewaskan sejumlah orang dan puluhan orang luka-luka. Aksi bom bunuh diri ini terjadi Minggu (13/5) pagi.

Sebagai antisipasi, agar kejadian serupa tidak terjadi di Lumajang, Kapolres menegaskan, pihaknya meningkatkan giat patroli jelang Ramadhan dan selama Ramadhan. Tidak hanya itu, kerjasama dengan tokoh agama dan organisasi agama juga dilakukan.

“Kita gandeng tokoh agama, termasuk Forum Kerukunana Umat Beragama,” jelasnya.

Pengamanan juga perlu ditingkatkan, mengingat Ramadhan, Idul Fitri, dan pelaksanaan Pilkada berdekataan. Sehingga pengamanan juga dilakukan bersama petugas gabungan dari TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

“Kita juga bagi tugas, karena pengamanan Pilkada, Ramadhan, dan Idul Fitri hampir bersamaan,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: