Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang berhasil menangkap MJ (40), seorang yang diduga kurir sabu. MJ diketahui sebagai warga Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang. Sehari-hari Ia berprofesi sebagai pengamen, namun juga menyambi jadi kurir sabu jika ada yang membutuhkan jasanya.

MJ, tersangka kurir sabu diamankan BNN Lumajang
MJ, tersangka kurir sabu diamankan BNN Lumajang
Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya transaksi narkoba. Petugas BNN Lumajang kemudian melakukan tindakan lanjut. Hingga berhasil menangkap MJ di depan RSUD dr. Haryoto, Minggu (6/5) lalu, sekitar pukul 11 malam.

Saat penangkapan, Ia kedapatan membawa 0,26 gram sabu yang dimasukkan dalam sebuah plastik. Pengakuan tersangka, barang tersebut didapat dari seseorang berinisal HD di daerah Kecamatan Klakah.

“Rencananya akan dijual pada seseorang yang berinisial TG,” kata Kepala BNN Lumajang, Mudawaroh saat Pers Rilis di Kantor BNN, Rabu (16/5).

Untuk mengungkap kasus ini, BNN mengumpulkan informasi dari tersangka. Sementara tersangka lain dalam kasus ini, HD dan TG masih dalam penyelidikan. TG sendiri sudah lama masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang).

MJ sudah lebih dari tiga kali menjalankan aksinya di seputaran Kabupaten Lumajang. Setiap pengiriman, Ia dapat keuntungan Rp 50 ribu. “Hanya di Lumajang saja, tidak sampai keluar daerah,” katanya.

Mudawaroh menambahkan, selain sebagai kurir, MJ juga sebagai pengguna narkoba. Ia juga sudah dua kali keluar masuk penjara dengan kasus yang berbeda. “Satu kasus Pil Koplo dan satu kasus pencurian,” pungkasnya.

Atas ulahnya, tersangka dijerat Undang-Undang Narkotika No. 35 Tahun 2009, pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1. Dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: