Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Depresi Berat, Pria Berumur Gantung Diri

Lumajang, Motim - Diduga depresi berat akibat penyakit kencing batu yang dideritanya tak kunjung sembuh, Umar (44), warga Dusun Wonoayu, Desa Wonocempokoayu, Kecamatan Senduro, mengakhiri hidupnya dengan gantung diri pada pohon kopi belakang rumahnya, dengan menggunakan kain sarung.

Kondisi korban sebelum dievakuasi
Kondisi korban sebelum dievakuasi
Kapolsek Senduro, AKP Jaman, SH ketika dikonfirmasi Memo Timur membenarkan kejadian gantung diri di Dusun Wonoayu, Desa Wonocempokoayu tersebut. “Mayat korban ditemukan Subandi, kakaknya sekitar pukul 16.30 WIB,” ungkapnya.

Menurut keterangan keluarganya, semasa hidupnya korban menderita penyakit kencing batu. Berobat sering dilakukan, tapi penyakitnya itu tak kunjung sembuh. 4 kali korban berusaha melakukan bunuh diri, tapi berhasil digagalkan oleh keluarganya.

Kemarin sore, korban berpamitan hendak keluar sebentar. Karena kondisinya sehat tanpa curiga sedikitpun oleh keluarganya diijinkan. Korban terus pergi. Karena lama tak kunjung pulang, khawatir terjadi hal yang tak diinginkan, keluarganya langsung mencarinya.

Betapa kagetnya keluarganya saat mengetahui korban sudah meninggal dunia gantung diri di pohon kopi belakang rumahnya menggunakan kain sarung warna kotak-kotak. Kejadian itu oleh keluarganya terus dilaporkan ke Kepala Desa kemudian dilanjutkan ke Polsek Senduro.

Usai melakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara, pihaknya berusaha membawa jenazah korban ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah dr. Haryoto untuk Outopsi guna memastikan penyebab kematiannya. Namun, keluarganya menolak dan menyatakan menerima kematian korban.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Namun demikian, keluarganya kami surut buat surat pernyataan bermaterai yang isinya menolak dilakukan Outopsi. Alhamdulillah surat sudah kami terima,” pungkas Kapolsek Senduro.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: