Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Hari Buku Nasional, Minat Baca Masih Rendah

Lumajang, Motim - Hari Buku Nasional diperingati tiap 17 Mei atau bertepatan dengan tanggal berdirinya Perpustakaan Nasional. Momentum ini diharapkan mampu memacu minat baca masyarakat Indonesia yang masih tergolong rendah.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lumajang, Gatot Subiyantoro, menurutnya rendahnya minat baca disebabkan sejumlah faktor, diantaranya kebiasaan masyarakat yang masih didominasi budaya tutur. Berdasarkan hasil kajian Most Littered Nation In the World 2016, minat baca di Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara.


“Kita mengharapkan masyarakat dapat meningkatkan minat baca, karena dengan membaca yakin kita dapat meningkat derajat kehidupan kita,” katanya.

Lanjutnya, dengan membaca, masyarakat semakin banyak pengetahuan, semakin banyak pengetahuan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Jadi literasi sekarang ini arahnya adalah Dengan Literasi Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat,” ujar Gatot.

Pihaknya juga terus berupaya menggenjot minat baca masyarakat. Salah satunya dengan menggelar berbagai perlombaan. Diantaranya Lomba Dongeng untuk Wali Murid, Lomba Cerita Rakyat untuk anak-anak, Lomba Jurnalistik untuk tingkat SMP dan Lomba Implementasi Budaya Baca untuk tingkat SMA.

“Alhamdulillah pada serangkaian peringatan hari buku ini, kami masuk nominator 10 besar tingkat provinsi untuk perpustakaan desa yang diwakili oleh Perpustakaan Citra Cerdas dari Kelurahan Citrodiwangsan, dan hari ini paparan dari Lomba Perpustakaan SLTA yang diwakili oleh SMA PGRI Lumajang,” ungkapnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: