Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Resmob Tangkap Pelaku Anirat TKP Jln Gatot Subroto

Lumajang, Motim - Setelah dilakukan proses penyelidikan secara intensif oleh Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang, kasus penganiayaan dengan pemberatan di jalan Gatot Subroto pada Minggu (8/4), sebulan kemarin yang menyebabkan seorang pemuda bernama Muhamad Rohim (20), asal Dusun Benel, Desa Kedawung, Kecamatan Padang, mengalami luka bacok pada pipi, kepala dan salah satu pergelangan tangan putus, akhirnya berhasil diungkap.

Pelaku anirat saat dimintai keterangan oleh Kasat Reskrim AKP Roy Aquari
Pelaku anirat saat dimintai keterangan oleh Kasat Reskrim AKP Roy Aquari
Tim Resmob menangkap seorang pemuda bernama Dianto (22), asal Dusun Kayu Gedang, Desa Bodang, Kecamatan Padang. Saat penangkapan itu juga diamankan 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna putih sebagai sarana saat kejadian dan 1 buah celurit lengkap dengan kerangkanya untuk menganiaya korban.

“Dianto ini ditangkap Tim Resmob pada Sabtu (5/5), sekitar pukul 01.00 WIB, saat nongkrong bersama teman-temannya di jalan Seruji Timur,” ungkap Paur Subbag Humas Polres Lumajang, Ipda Catur Budi Bhaskara mendampingi Kasat Reskrim AKP Roy Aquary Prawirosastro, SH kepada Memo Timur.

Saat diinterogasi oleh penyidik, awalnya Dianto tidak mengakui perbuatannya. Namun, setelah dicecar banyak pertanyaan, beberapa saat kemudian akhirnya dia mengakui semua perbuatanya. Dia mengaku tersinggung dan khilaf lantaran diteriaki. “Pelaku sudah ditahan di sel tahanan Polres Lumajang,” pungkasnya.

Seperti yang diberikan sebelumnya, gara-gara diteriaki sekelompok Waria, Muhamad Rohim (20), warga Dusun Benel, Desa Bodang, Kecamatan Padang, dibacok pengendara sepeda motor tak dikenal menggunakan sebilah celurit, Minggu (8/4) sekitar pukul 03.00 WIB.

Akibatnya, korban ambruk ke jalan mandi darah dengan kondisi luka bacok pada kepala bagian atas, luka pada pipi sebelah kiri dan salah satu pergelangan tangan putus. Melihat korban ambruk, pelaku langsung kabur.

Beruntung, korban segera mendapat pertolongan warga, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang. Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami cacat fisik seumur hidup. (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: