Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Safari Ramadhan di Desa Tempeh Tengah, Buntaran Ingatkan Masyarakat Agar Tidak Main Mercon

Lumajang, Motim - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lumajang, dr. Buntaran Suprianto, M.Kes melaksanakan agenda safari Ramadhan untuk kali kedua di bulan puasa tahun ini. Kali ini tujuannya di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh. Tepatnya di Masjid Daarus Salaam.

Buntaran saat safari ramadan di Desa Tempeh Tengah
Buntaran saat safari ramadan di Desa Tempeh Tengah
Banyak masyarakat setempat yang hadir di lokasi untuk bertatap muka secara langsung dengan dr. Buntaran. Kepada masyarakat, Buntaran menyampaikan beberapa hal penting. Diantaranya mengenai Teror Bom dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkda).

Ia mengingatkan kepada masyarakat agar tidak main mercon atau sejenisnya. Karena hal ini dampaknya dapat menimbulkan keresahan, apalagi belakangan ini teror bom masih sedikit mengganggu kondusifitas di sejumlah daerah.

Selain itu mercon yang dinyalakan, bisa saja membahayakan diri sendiri atau orang lain. Karena ledakan dari mercon diketahui bisa melukai. Seperti kejadian di berbagai daerah, dimana ledakan mercon memakan korban.

“Pihak kepolisian pun juga sudah melarang agar masyarakat tidak bermain dengan petasan atau sejenisnya,” kata Buntaran.

Ia tidak ingin di Lumajang ada masyarakat yang menjadi korban dari ledakan mercon tersebut. Karena diharapkan di Bulan Ramadhan ini bisa dinikmati dengan sebaik mungkin dan diisi dengan ibadah maupun kegiatan yang bermanfaat.

“Sehingga nantinya juga bisa menikmati hari raya dengan senang hati,” katanya.

Namun Buntaran juga berpesan jika saat lebaran nanti, sebisa mungkin masyarakat bisa merayakan dengan cara sederhana. “Tidak sampai berfoya-foya dan hura-hura. Untuk itu, Mari kita menunaikan ibadah puasa dan merayakan lebaran dengan tulus ikhlas dan mengharap rahmad dari Allah,” pesannya.

Sementara untuk Pilkada pada 27 Juni mendatang, Buntaran berpesan agar masyarakat bisa menyampaikan hak pilihnya. Masyarakat berhak memilih pasangan calon (paslon) sesuai dengan hati nurani.

“Semua pasangan calon adalah baik. Untuk itu, masyarakat sendiri yang berhak untuk menilai dan memilih saat pelaksanaan Pilkada nantinya,” katanya.

Ia tidak ingin ada masyarakat yang lebih memilih untuk golput. Karena suara dari mereka bisa menentukan nasib Lumajang kedepannya. “Masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya untuk membangun Lumajang lebih maju. Masyarakat jangan sampai golput,” tegasnya.

Kegiatan safari Ramadhan ini juga dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tempeh, Pemerintah Desa Tempeh Tengah, Ketua RT/ RW, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat setenpat. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: