Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Syekh Salman, Imam Masjid Al-Aqsha Palestina melakukan kunjungan ke Lumajang. Ia beberapa hari akan berada di Lumajang dan dijadwalkan melakukan dakwah di sejumlah masjid. Selain dakwah, Ia juga menggalang do’a dan dukungan bagi masyarakat di Palestina.

KNRP dan Syekh Salman menemui Plt Bupati dr. Buntaran
KNRP dan Syekh Salman menemui Plt Bupati dr. Buntaran
Bersama dengan anggota Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), Syekh Salman juga menemui Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lumajang, dr. Buntaran Suprianto, M.Kes di Kantor Bupati, Rabu (16/5) siang.

Kepada Buntaran, Syekh Salman menyampaikan maksud dan tujuannya datang ke Lumajang. Selain Lumajang, ada daerah lainnya di Jawa Timur dan Indonesia yang dikunjungi oleh KNRP dan Imam Masjid Al-Aqsha selama Ramadhan.

Dengan dibantu penerjemah bahasa, Syekh Salman menyampaikan kondisi Palestina saat ini. Ia menceritakan, jika masyarakat di sana, dari orangtua hingga anak-anak bersemangat dan yakin suatu saat nanti akan bebas dari penjajah dan merdeka.

“Kita berkeyakinan untuk memenangkan semua dan mendapat kembali tanah Palestina yang dijajah,” ucapnya.

Syekh Salman menegaskan, memang banyak dukungan dari berbagai masyarakat dunia untuk Palestina. Banyak juga dukungan berupa bantuan materi yang selama ini diterima Palestina. Namun menurutnya itu bukan unsur utama untuk memenangkan Palestina.

“Unsur utama adalah tawakkal kepada Allah. Do’a kepada Allah. Masyarakat Palestina yakin pada Allah. Suatu saat nanti akan merdeka,” ucapnya.

Selama ini, menurutnya, dukungan dari berbagai Negara kepada Palestina merupakan nikmat dari Allah. “Masyarakat di dunia, menggaungkan Palestina dengan lisan dan tangan. Itu dari Allah yang menggerakkan. Nikmat yang tidak bisa didapatkan dari yang lain,” katanya.

Sementara itu, Plt Bupati, dr. Buntaran pihaknya mendukung dan membuka lebar terkait rencana dan agenda dari Syekh Salman dan KNRP di Lumajang. “Ini kegiatan positif, tidak boleh kita curigai dan disangkutpautkan dengan hal-hal yang belakangan terjadi,” ucapnya.

Mengenai Palestina, Buntaran juga yakin jika Palestina akan bisa lepas dan menang dari penjajah. Meskipun di sisi lain, rakyat Palestina harus berjuang melawan dengan alat seadanya. “Jika mereka (penjajah) dengan senjata modern tidak bisa mengalahkan, sementara kita (Palestina) dengan batu bisa tetap menang. Karena batu yang menggerakkan Tuhan,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: