Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Sebuah tas ransel yang diduga berisi bom membuat heboh Terminal Minak Koncar Lumajang, Selasa (15/5) pagi. Tas tersebut berada di sebuah warung makan di terminal dan ditinggal oleh pemiliknya.

Pemilik warung yang ketakutan melapor kepada pihak polisi. Tak lama petugas kepolisian langsung melakukan pengamanan dengan memasang garis polisi di area. Serta menghubungi Tim Penjinak Bom Brimob Jawa Timur yang ada di Bondowoso.

Tas diduga berisi bom ditemukan di Terminal Minak Koncar
Tas diduga berisi bom ditemukan di Terminal Minak Koncar
Awalnya, pemilik warung yang bernama Tuna kedatangan seseorang yang membeli makanan kepadanya. Namun selain memesan makan, yang bersangkutan juga menawarkan barang semacam alat penghangat air. Namun Tuna tidak berminat dengan barang itu.

Usai makan, tas milik pembeli itu ditinggal tanpa sepengetahuan Tuna. Setelah mengetahui ada tas yang tertinggal, Tuna panik karena curiga berbahaya. Ia pun segera lapor kepada polisi yang kebetulan ada di sekitar sana.

“Saya khawatir. Kebetulan ada polisi di warung kopi,” ucap warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang itu. Polisi yang mendapat laporan ini pun segera bertindak agar pemilik warung dan orang yang ada di sekitarnya untuk menjauh. Ia juga melaporkan kepada Polses Kedungjajang untuk penanganan lebih lanjut.

Tidak berselang lama, petugas kepolisian datang dan segera melakukan antisipasi. Garis polisi dipasang untuk mensterilkan lokasi. Koordinasi dengan Tim Penjinak Bom Brimob juga dilakukan.

Kapolres Lumajang, AKBP Rachmad Iswan Nusi, S.IK MH yang juga berada di lokasi mengatakan, upaya antisipasi harus dilakukan karena dikhawatirkan tas tersebut berisi bom. “Karena ada yang melapor barang atau tas itu mencurigakan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan memang tidak bisa Polres Lumajang bekerja sendiri. Karena harus ada petugas khusus untuk memastikan isi tas tersebut. “Kita hubungi Jibom Brimob Jatim yang ada di Bondowoso untuk mengatasi hal ini,” tegasnya.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, untuk bisa berperan aktif melaporkan hal-hal yang mencurigakan yang ada di sekitanya. “Sehingga kami dapat melakukan tindakan yang tepat,” ucapnya.

Namun selang beberapa jam setelah itu, pemilik tas datang untuk mengambil tas yang ditinggalnya. Namun pihak kepolisian melakukan pemeriksaan kepadanya dan dimintai keterangan. Tim Jibom Brimob Jatim yang datang juga tetap melakukan penanganan terhadap tas tersebut sesuai dengan prosedural. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: