Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Ada 159 personil gabungan yang dilibatkan untuk Operasi Ketupat Semeru 2018. Mereka akan bertugas untuk melakukan pengamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Apel gelar pasukan Operasi Ketupat
Apel gelar pasukan Operasi Ketupat
“Operasi yang digelar nantinya dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat saat merayakan lebaran,” kata Kapolres Lumajang, AKBP Rachmad Iswan Nusi, SIK usai Apel Gelar Pasukan di Lapangan GOR Wira Bhakti, Rabu (6/6) pagi.

Ratusan personil gabungan ini diantaranya dari pihak Polres, TNI, Pemkab, Pramuka, serta sejumlah unsur lainnya. Mereka juga akan bertugas di pos pengamanan dan pelayanan yang akan didirikan di empat titik.

Empat pos tersebut berada di lokasi yang dinilai rawan terjadi kemacetan, kriminal, maupun keramaian. Diantaranya di Pasar Wates Wetan Ranuyoso, Terminal Minak Koncar, Jatiroto, dan Pasar Baru Lumajang.

“Titik rawan pencurian atau begal, serta rawan kemacetan dan keramaian kita prioritaskan,” ungkap kapolres.

Di Pasar Wates Wetan diketahui sebagai daerah yang rawan terjadi kemacetan. Pasalnya banyak pedagang yang berjualan di bahu jalan. “Kita akan lakukan penertiban di sepanjang jalan tersebut agar tidak terjadi penyempitan,” ungkapnya.

Sementara di Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto diketahui merupakan jalur yang rawan terjadi kecelakaan dan tindak kriminal. Sedangkan di Terminal Minak Koncar dan Pasar Baru Lumajang diketahui sebagai pusat keramaian. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: