Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Tidak semua tempat wisata yang berada di lahan Perhutani ada kerjasama atau MoU. Sejauh ini Perhutani hanya menandatangani kerjasama hanya untuk beberapa tempat wisata saja. Itu pun masih ada sebagian diantaranya yang belum berjalan kerjasamanya.

Salah satu tempat wisata di lahan Perhutani
Salah satu tempat wisata di lahan Perhutani
Waka Perhutani Lumajang, Mukhlisin, S.Hut menyampaikan, sejauh ini kerjasama yang sudah dibuat dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang dan sudah diterapkan diantaranya di Air Terjun Kapas Biru, Pantai Wotgalih, Pantai Bambang, dan Air Terjun Sumber Telu.

Sementara kerjasama yang sudah dibuat tapi belum berjalan, diantaranya Kawasan Puncak B29, Ranu Klakah, Ranu Pakis, dan Ranu Bedali. “Untuk B29 masih nihil meskipun ada kerjasama. Segita Ranu juga, masih belum jalan,” ungkapnya.

Salah satu tempat wisata yang masih belum ada kerjsama adalah di Pantai Dampar, Desa Bades, Kecamatan Pasirian. Meski pantai di sana selalu ramai, utamanya saat liburan, keuntungan yang didapat dari retribusi masuk dan parkir dinikmati sepenuhnya oleh warga setempat.

Perhutani sudah mencoba untuk masuk agar ada kerjasama namun ditolak oleh warga setempat. Bahkan pihak desa dan Komisi A DPRD yang coba membantu, belum bisa menyelesaikan masalah tersebut. “Kepala desa dan Komisi A tidak berdaya. Sudah angkat tangan,” terang Mukhlisin.

Untuk sementara, sejauh ini Perhutani membiarkan hal ini dengan alasan kondusifitas di sana. “Kita tunggu situasi agak landai pasca Pilkada. Kita tata bareng, memang perlu hadir semua komponen untuk menyelesaikan ini,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: