Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Dua Bulan, Ada Lima Kasus Pencurian Kayu

Lumajang, Motim - Kasus pencurian kayu di hutan wilayah Perhutani masih kerap terjadi. Bahkan, selama dua bulan pada Mei hingga Juni 2018, terjadi sampai 5 kasus pencurian kayu. Namun pihak Perhutani berhasil menggagalkan aksi tersebut.

Pencurian kayu yabg digagalkan Perhutani
Pencurian kayu yabg digagalkan Perhutani
Waka Perhutani Lumajang, Mukhlisin, S.Hut menyampaikan, wilayah paling rawan terjadi pencurian adalah di wilayah Kecamatan Pasirian. “Dengan adanya aksi pencurian ini, kerugian bisa mencapai ratusan juta,” katanya.

Perhutani berhasil mengamankan sejumlah truk berisi kayu hasil curian. Sejumlah tersangka juga ditangkap dan sudah diproses secara hukum oleh Polres Lumajang. Bahkan penadah kayu hasil curian ini juga diamankan.

Mukhlisin menjelaskan, untuk penadah diantaranya adalah orang Lumajang. Yang bersangkutan menerima kayu curian untuk diola sendiri. “Karena Ia memiliki usaha mebel, namun kayunya diantaranya adalah dari curian,” jelasnya.

Jadi, untuk kayu hasil curian di wilayah Perhutani tidak dibawa keluar kota. “Namun untuk hasil kayu olahannya atau mebel, diduga juga dijual keluar kota," tegas Muklisin.

Dengan maraknya aksi pencurian tersebut, pihak Perhutani terus melakukan upaya antisipasi yang lebih maksimal. Patroli hutan kerap dilakukan utamanya di daerah rawan pencurian. "Kita antisipasi sedini mungkin agar tidak ada pencurian lagi," katanya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: