Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Duel sama perampok, Pak Im dan Suud, warga Dusun Rambaan Rowo, Desa Sukorejo, Kecamatan Pasrujambe, mengalami luka bacok pada bagian kepala, tangan juga bagian dada. Kini kedua korban yang diketahui sebagai bapak dan anak menantu dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dr. Haryoto Lumajang.

Kondisi salah satu korban
Kondisi salah satu korban
Kanit Reskrim Polsek Pasrujambe, Bripka Agus Cahyo, SH ketika dikonfirmasi Memo Timur membenarkan kejadian tersebut. Kini masih dalam proses penyelidikan unit Reskrim. “Kami sudah mendatangi korban dan kondisinya sudah membaik. Sempat cerita soal musibah yang menimpanya,” tuturnya.

Korban menuturkan, saat dirinya tidur tiba-tiba mendengar suara seperti orang berusaha membuka daun jendela rumahnya. Khawatir rumahnya disatroni maling, korban terus mengambil sebilah senjata tajam lalu keluar kamar menuju ruang tamu mencari sumber suara mencurigakan itu.

Baru beberapa langkah, dari balik salah satu jendela rumahnya, korban melihat ada beberapa orang tak dikenal berusaha membuka daun jendalanya. Yakin mereka pelaku kejahatan, korban ditemani anak menantunya terus membuka pintu utama rumahnya dan korban sembunyi di balik pintu.

Begitu melihat salah satu orang tak dikenal masuk ke dalam rumahnya, oleh korban langsung dibacok. Melihat hal itu, 2 teman pelaku yang kala itu masih di luar terus masuk dan menyerang korban juga anak menantunya. Akibat duel tak seimbang itu, korban bersama anak menantunya luka bacok pada bagian wajah, tangan serta pada bagian dadanya.

“Pelaku sempat menguras harta benda milik korban seperti perhiasan emas milik istri juga anaknya serta uang tunai jutaan rupiah,” ungkapnya.

Ditanya apakah pelaku juga terluka, menurut keterangan korban, satu orang pelaku terkena tebasan celuritnya. Ceceran darah yang diduga darah pelaku terus diikuti, namun setelah jarak sekitar 1 kilo meter dari rumah korban, ceceran darah itu tidak ditemukan lagi. Diduga turun ke sungai.

“Kami bersama anggota yang lain dibantu warga terus melakukan penyisiran di lahan sawah milik warga, juga sepanjang sungai Dusun Gasri, Desa Sukorejo hingga sungai Dusum Bicoro Desa Pagowan. Mudah-mudahan berhasil kami temukan,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: