Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » Pemusnahan Ribuan Barang Bukti Kasus Miras, Tiga Bulan ada 159 Kasus dengan 210 Tersangka

Lumajang, Motim - Polres Lumajang melakukan pemusnahan barang bukti kasus minuman keras (miras), Rabu (6/6) pagi di GOR Wira Bhakti. Ada ribuan botol miras yang dimusnahkan dari hasil giat operasi selama Maret-Mei 2018 dalam rangka cipta kondisi selama Bulan Suci Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Pemusnahan barang bukti kasus minuman keras
Pemusnahan barang bukti kasus minuman keras
Selama tiga bulan itu, ada 159 kasus dengan 210 tersangka dan berhasil mengamankan 3.501 botol miras. Dengan rincian, pada Maret ada 3 kasus dengan 6 tersangka dan mengamankan 35 botol. April ada 94 kasus dengan 106 tersangka dan mengamankan 1.921 botol. Mei ada 62 kasus dengan 98 tersangka dan mengamankan 1.545 botol.

Kapolres Lumajang, AKBP Rachmad Iswan Nusi, SIK menyampaikan, operasi yang dilakukan secara masif itu untuk memberikan dampak bagi para pelaku penjual miras. Miras yang diamankan adalah yang dijualbelikan secara bebas dan tidak memiliki izin sesuai aturan.

“Kita berikan efek jerah pada mereka yang menjual miras yang tidak terdaftar sesuai ketetentuan,” katanya.

Dari jumlah barang bukti yang dimusnahkan, lebih banyak dibandingkan dengan giat serupa yang digelar tahun lalu. Ada perbandingan sekitar 500 botol. Karena operasi dilaksanakan tahun ini lebih masif bersama pihak terkait lainnya seperti BNN, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan. Sehingga hasilnya bisa maksimal.

“Kita laksanakan lebih masif karena dampak buruknya luar biasa,” ungkapnya.

Barang bukti yang diamankan ada diantaranya yang merupakan minuman keras lokal oplosan (Milo). Kebanyakan adalah minuman yang dioplos dengan obat batuk. “Ada atensi juga dari Kapolri agar menindak miras olposan. Karena banyak korban berjatuhan akibat miras oplosan ini,” ucap kapolres.

Selain botol minuman keras, juga dilakukan pemusnahan barang bukti kasus narkoba. Ada sekitar 3.500 pil yang dimusnahkan. Dalam kegiatan ini juga terlihat dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: