Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang telah selesai melakukan proses lipat dan sortir surat suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Baik itu surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Wakil Bupati Lumajang maupun Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Namun diketahui untuk surat suara Pilgub banyak yang ditemukan rusak.

Salah satu surat suara yang rusak
Salah satu surat suara yang rusak
Laporan dari KPU Lumajang, proses sortir dan lipat surat suara Pilgub yang dilakukan pada 27-28 Mei 2018 di Amanda Sport Center, terdapat 2.070 lembar yang rusak. Sedangkan jumlah yang sebelumnya diterima dari KPU Jatim, ada 834 ribu lembar. Sedangkan kebutuhan seharusnya 833.700 lembar termasuk untuk cadangan. Sehingga ada kekurangan sebanyak 1.770 lembar.

Untuk menutupi kekurangan ini, KPU Lumajang sudah menyampaikan laporan pada KPU Jatim. “Nantinya akan diakumulasi se-Jawa Timur. Dan kekurangan itu akan dikirim ke masing-masing kabupaten dan kota,” kata Divisi Keuangan dan Logistik KPU Lumajang, Yusuf Adi Pamungkas.

Ada beberapa varian kerusakan pada surat suara yang ditemukan. Diantaranya seperti tampilan warna yang pudar, foto pasangan calon (paslon) yang tidak jelas, maupun kertas yang sobek. “Namun adanya bercak warna pada surat suara itu yang paling banyak,” jelasnya.

Sementara untuk proses lipat dan sortir surat suara Pilbup pada 29-30 Mei 2018 di tempat yang sama, ditemukan lebih sedikit kerusakan. Bahkan ada kelebihan surat suara. Karena dari jumlah kebutuhan 833.700 lembar, yang diterima KPU dari pihak pemenang tender ada 847.666 lembar yang bagus dan hanya 353 lembar yang rusak. Sehingga ada kelebihan 353 lembar.

Sedangkan untuk surat suara pemilihan ulang Pilbup, dari kebutuhan 2.000 lembar, yang diterima KPU ada 2.108 lembar yang bagus dan hanya 9 lembar yang rusak. Sehingga ada kelebihan 108 lembar.

“Kerusakan rata-rata karena pemotongan yang tidak pas di tiap sisinya,” jelas Yusuf.

Untuk suara Pilbup, KPU Lumajang memang yang melaksanakan pengadaan barang sendiri dan bekerjasama dengan pihak ketiga. Sehingga beda percetakan. Jika dibandingkan dengan surat suara Pilgub, cetakan surat suara Pilbub lebih bagus. “Warna justru lebih jelas dan terang. Speknya sudah sesuai,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: