Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Masa pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) oleh Partai Politik (Parpol) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang sudah ditutup Selasa (17/7), malam. Semua parpol kontestan Pemilihan Umum (Pemilu) di Lumajang sebanyak 16 parpol mendaftar semua. Dengan total 593 bacaleg.

Pendaftaran Bakal Caleg di KPU
Pendaftaran Bakal Caleg di KPU
Di hari terakhir, ada 13 parpol yang mendaftar. Parpol terakhir yang mendaftar adalah PKPI. Sedangkan 3 parpol lainnya, sudah mendaftar di hari sebelumnya. Hanura menjadi parpol pertama yang mendaftar.

Dari data yang dihimpun di KPU, hanya ada 8 parpol yang mendaftarkan bacaleg dalam jumlah maksimal atau 50 nama. Diantaranya Hanura, Nasdem, Golkar, PKB, PDIP, Gerindra, Demokrat, dan PPP.

Kemudian parpol yang hanya mendaftarkan bacaleg dengan jumlah sedikit, seperti 20 nama atau kurang dari itu ada 5 parpol. Yakni PBB dengan 14 nama, PSI 20 nama, PKPI 15 nama, Garuda 14 nama, dan PAN paling sedikit dengan 13 nama saja.

Ketua KPU Lumajang, Siti Mudawiyah menyampaikan, 16 parpol yang mendaftar semuanya dinyatakan diterima dan memenuhi ketentuan. “Diantaranya ketentuan minimal calon perempuan harus ada 30 persen dari yang didaftarkan juga terpenuhi oleh semua parpol,” katanya pada Memo Timur, Rabu (18/7).

Selanjutnya KPU akan melakukan verifikasi dan penelitian berkas. Serta akan disampaikan ke masing-masing parpol hingga 21 Juli mendatang terkait adanya berkas yang kurang atau perlu dibenahi.

“Seperti ada syarat caleg yang kurang, nanti bisa diperbaiki kedepannya. Dan mesti harus dipenuhi nantinya,” jelasnya.

Selanjutnya ada tahapan perbaikan oleh masing-masing parpol hingga 31 Juli mendatang. Hasil perbaikan ini kemudian akan diverifikasi oleh KPU. Kemudian penetapan caleg akan dilakukan diantara 12-14 Agustus mendatang.

Mudawiyah menegaskan, sesuai aturan, untuk jumlah bacaleg tidak mungkin bertambah. Harus sesuai yang didaftarkan di awal oleh parpol. Namun kemungkinan berkurang karena gugur masih bisa. Misalnya jika ada syarat bacaleg yang tidak bisa dipenuhi, bisa masuk ke daftar TMS (Tidak Memenuhi Syarat).

“Bisa jadi berkurang, karena masih belum seluruhnya dilakukan penelitian berkas. Bisa ada yang di-TMS-kan. Atau ada yang melanggar fakta integritas, atau ada yang mengundurkan diri atau juga ada yang meninggal dunia,” jelasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: