Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » » Baznas Segera Lakukan Penjaringan Peserta Program SKSS 2018

Lumajang, Motim - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang segera melakukan penjaringan peserta yang akan masuk dalam Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) 2018. Program ini sudah berjalan di dua tahun sebelumnya.

Baznas Lumajang
Baznas Lumajang
Wakil Ketua IV Bagian Oraginasi Baznas Lumajang, H. Karmad menjelaskan, dalam penjaringan ini, nantinya Baznas akan menyampaikan pengumuman. Jadi untuk calon peserta bisa mendaftar dan menyerahkan segala persyaratan yang sudah ditentukan.

“Kita akan jaring anak dari keluarga yang tidak mampu,” katanya.

Syarat utama dalam mengikuti program ini adalah, selain mereka adalah anak tidak mampu, di keluarga tersebut masih belum ada yang sarjana atau kuliah. Syarat lainnya mereka harus punya semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan.

“Masalah nilai belakangan, yang terpenting mereka semangat,” lanjutnya.

Setiap tahunnya, Baznas hanya menyediakan 10 kuota peserta dalam program ini. Ada sejumlah tahapan yang harus dilalui. Diantaranya adalah setelah peserta melakukan pendaftaran ada tes wawancara.

Bagi peserta yang lolos, akan mendapat bantuan uang tunai dari Baznas untuk biaya kuliah. Setiap tahun akan dibantu Rp 5 juta selama empat tahun. “Jika ada kebutuhan lainnya, maka ditanggung sendiri,” ungkap H. Karmad.

Selama dua tahun sebelumnya, program ini sudah berjalan dengan baik. Tiap tahunnya kuotanya tetap 10 anak. Jadi dengan tahun ini, total ada 30 anak yang sudah dibantu biaya kuliahnya melalui Baznas.

Program ini dibuat oleh Baznas, agar tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat. “Karena kita ingin meningkatkan derajat kehidupan mereka. Jika ada yang sarjana, bisa meningkatkan perekonomian,” lanjutnya.

H. Karmad menambahkan, memang sebelumnya ada rencana menambah kuota peserta program ini. Dengan cara koordinasi dengan pihak provinsi maupun pusat jika ada program yang serupa. “Namun sejauh ini belum ada, sehingga dari pihak kabupaten sendiri dananya,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: