Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Deny Nugraha Pratama (22), warga jalan Kapten Pattimura, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kabupaten Probolinggo, menjadi korban kebiadaban komplotan pelaku perampasan sepeda motor alias begal. Korban tewas dengan kondisi luka bacok di beberapa bagian tubuhnya, setelah dibantai oleh komplotan pelaku begal karena enggan menyerahkan sepeda motornya.

Korban begal saat di Puskesmas Ranuyoso
Korban begal saat di Puskesmas Ranuyoso
“Di jalan blok Tower sebelah barat pasar buah Desa Ranuyoso ini, sering terjadi aksi perampasan sepeda motor alias begal. Selain sepi juga jauh dari pemukiman warga. Patroli harus ditingkatkan,” tutur Rahmadi.

Aksi perampasan sepeda motor alias begal terjadi pada Jum'at (28/7), sekitar pukul 19.30 WIB di jalan raya Desa/Kecamatan Ranuyoso blok tower sebelah barat pasar buah, bermula saat korban berboncengan dengan tunangannya bernama Nur Haslina (20), warga Dusun Laspoleng, Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 warna putih kombinasi hitam Nopol N 2660 UC.

Beberapa meter sebelum melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba korban dipepet beberapa orang tak dikenal mengendarai sepeda motor tak dikenal dan berusaha merampas motor korban. Korban berusaha menyelamatkan motornya dan melawan.

Hal itu mungkin membuat komplotan pelaku begal itu marah, lalu salah satu pelaku membacok korban berkali-kali dari arah belakang. Akibatnya korban bersama tunangannya itu jatuh. Korban mengalami luka bacok dan mandi darah dengan luka bacok pada bagian punggung sebelah kiri dan bagian pinggang.

“Korban sempat ditolong warga, dibawa ke Puskesmas Ranuyoso. Tapi gagal diselamatkan. Korban meninggal dunia saat perjalanan ke Puskesmas. Tunangannya hanya mengalami shok berat dan polisi diminta harus ungkap kasus ini,” harapnya.

Kapolsek Ranuyoso, AKP Ahmad Sutiyo kepada media mengatakan jika kasus perampasan alias begal ini sudah ditangani dan sudah dilakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mayat korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang untuk diOutopsi. “Masih dilakukan penyelidikan dan mudah-mudahan segera mendapatkan petunjuk biar segera ungkap,” ucap Sutiyo.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran, SH, M.Hum menyampaikan pihaknya sudah membentuk Tim Khusus guna membackup kasus begal yang terjadi di wilayah Polsek Ranuyoso. “Tim Khusus ini sudah kami terjunkan. Mudah-mudahan segera ada petunjuk supaya komplotan pelaku bisa segera tergaet,” tegas Kasat Reskrim.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: