Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Belum terungkap dua kasus pelemparan Bondet yang terjadi di wilayah Kecamatan Yosowilangun beberapa waktu yang lalu, aksi pelemparan bondet kembali terjadi di wilayah Kecamatan Jatiroto. Korbannya bernama Supar (55), warga Dusun Lor Kanal, Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto.

Petugas saat berada di kandang sapi milik korban
Petugas saat berada di kandang sapi milik korban
“Apakah ledakan itu suara mercon atau bondet, yang jelas suaranya cukup keras. Kejadiannya ya Rabu (18/7), sekitar pukul 01.00 WIB,” tutur Agus kepada Memo Timur.

Kejadian itu berawal ketika korban hendak memberikan pakan sapi peliharaannya dan tiba-tiba mendengar suara barang jatuh dari atap rumahnya. Kala itu korban terus memberikan pakan sapinya. Sekitar pukul 01.40 WIB, korban dilempar sebuah benda yang diduga bondet oleh orang tak dikenal kemudian meledak.

Keselamatannya terancam, korban terus lari masuk ke dalam rumahnya. Beberapa menit kemudian, ledakan itu terjadi lagi di teras rumah korban. “Jika yang meledak itu bukan bondet, terus apa. Suaranya cukup keras kok,” katanya.

Ledakan kedua itu membuat tetangga kanan kiri rumah korban terbangun, lalu mendatangi rumah korban. Usai mendengar cerita dari korban tentang kejadian itu, warga langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Namun, upaya warga gagal mendapatkan pelaku.

Oleh warga pun terus dilaporkan ke perangkat desa, dilanjutkan ke Polsek Jatiroto. “Bisa jadi pelaku pelemparan bondet itu adalah komplotan pelaku pencurian sapi. “Gagal mencuri sapi milik korban, pelaku melempar bondet dan membakar kandang sapinya,” tegasnya.

Terpisah, Kapolsek Jatiroto, AKP Mohamad Sidik saat dikonfirmasi via telpon mengungkapkan, ledakan yang terjadi di salah satu rumah warga itu bukan Bondet, menurutnya komplotan pelaku maling sapi tersebut diduga kesulitan ketika hendak masuk ke kandang milik korban yang terbuat dari bambu, alhasil kandang tersebut oleh pelaku dibakar.

“Akibat proses pembakaran pintu kandang yang diduga kuat dilakukan oleh koplotan pelaku tersebut, munculah bunyi ledakan dan itu yang membuat masyarakat panik, kemudian berusaha mengejar pelaku,” tuturnya AKP Mohamad Sidik saat dikonfirmasi Memo Timur via telpon.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: