Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Setelah sebulan lamanya buron, M. Khoiril Anam (18), warga Dusun Wangkit, Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, pelaku pencurian kendaraan bermotor yang sudah ditetapkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) akhirnya berhasil diringkus oleh petugas gabungan Polsek Klakah.

Tersangka saat diamankan di Polsek Klakah
Tersangka saat diamankan di Polsek Klakah
Turut diamankan 1 unit sepeda motor Yamaha Vega Nopol N 3708 YU yang diduga sebagai alat transportasi saat melakukan aksi kejahatannya. “M. Khoiril Anam diringkus di rumah istrinya di Desa Selok Gondang, Kecamatan Sukodono, pada Sabtu (21/7), sekitar pukul 17.30 WIB,” kata Kapolsek Klakah, AKP Dodik Suwarno, SH melalui Kanit Reskrim, Bripka Hadi Saputro, SH.

Awalnya, pihaknya memperoleh laporan dari Madi Muksan (45), warga Dusun Darungan, Desa Duren, Kecamatan Klakah, apabila sepeda motornya merk Suzuki Shogun Nopol L 2262 LW yang diparkir di tepi jalan ditemukan hilang dicuri maling.

Atas laporan itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian. Usai melakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pihaknya bersama warga terus melakukan pengejaran. Dasar lagi mujur, salah satu pelaku bernama Aldi Kuswara berikut sepeda motor yang dicurinya berhasil ditangkap.

Saat dimintai keterangan, Aldi Kuswara menyampaikan jika dirinya beraksi bersama M. Khoiril Anam. Namun, ketika hendak dilakukan penangkapan di rumahnya, dia sudah tidak berada di rumahnya. Karena tak ada menyerahkan diri, lalu ditetapkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Sebulan kami mencari informasi akan keberadaannya. Alhamdulillah, Sabtu kemarin itu kami mendapat informasi apabila M. Khoiril Anam bersembunyi di rumah istrinya di Desa Selok Gondang. Setelah kami pastikan dia berada di rumahnya langsung kami tangkap,” ungkapnya.

Untuk keperluan proses pemeriksaan, M. Khoiril Anam terus digelandang ke Polsek Klakah. Saat diinterogasi, tidak hanya mengakui aksi pencurian yang dilakukan di Desa Duren saja. Tetapi, dia sebelum tertangkap pernah melakukan aksi kejahatan sebanyak 11 kali.

“11 aksi kejahatan yang diakui pernah melakukan pencurian sepeda motor, pencurian Hand Phone, pencurian ayam, pencurian sekarung sandal, juga pernah melakukan penjambretan terhadap pengendara sepeda motor,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: