Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang secara resmi sudah melakukan penetapan hasil perolehan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lumajang. Namun untuk penetapan calon pemenang masih belum ada jadwal yang dikeluarkan.

Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Muhammad Ridhol Mujib
Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Muhammad Ridhol Mujib
Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Muhammad Ridhol Mujib menyampikan, untuk menentukan jadwal tersebut pihaknya masih menunggu surat edaran dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Surat edaran yang dimaksud adalah, tentang ada tidaknya gugatan hasil Pikada yang dilayangkan ke MK. Sebelumnya KPU setelah penetapan hasil perolehan suara, sesuai aturan memberikan waktu selama tiga hari, bagi pihak pasangan calon (paslon) yang tidak puas dengan hasil tersebut untuk melayangkan gugatan ke MK.

“Nantinya dari MK memberikan surat edaran ke KPU Pusat. Dari pusat kemudian ditindaklanjutkan ke provinsi dan kabupaten atau kota,” kata Ridhol Mujib.

Meskipun sejauh ini, menurutnya tidak ada pihak paslon kontestan Pilkada Lumajang yang keberatan dengan hasil penghitungan suara dan melayangkan gugatan ke sana. “Dari informasi tidak resmi yang kita terima, tidak ada gugatan tetapi tetap kita ikuti prosedur dan menunggu MK,” terangnya.

Dari informasi yang diterima oleh KPU, MK baru akan mengeluarkan surat edaran pada akhir bulan ini. Dari surat edaran itu, akan terlihat mana daerah yang mengajukan gugatan ke MK. Jika di Lumajang tidak ada gugatan, maka barulah akan menjadwalkan kapan penetapan calon.

“Jika ada gugatan, maka kita harus tunggu sampai selesai diputuskan. Namun jika tidak ada, kita akan segera lakukan penetapan calon pemenang,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: