Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang secara resmi menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Wakil Bupati Lumajang 2018. Penetapan itu sesuai dengan hasil Rapat Pleno Terbuka di Hotel Prima, Kamis (5/7).

Rekapitulasi penghitungan suara Pilbup Lumajang
Rekapitulasi penghitungan suara Pilbup Lumajang
Dalam penetapan itu, Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 1, Thoriq – Indah yang sebelumnya sudah berhasil menang di penghitungan sementara, tercatat tetap menang di 12 kecamatan di wilayah Lumajang.

Paslon 1 yang berhasil meraih total 246.555 suara, diantaranya menang di Kecamatan Candipuro, Gucialit, Kunir, Lumajang, Padang, Pasirian, Pronojiwo, Randuagung, Sukodono, Sumbersuko, Tekung, dan Tempeh.

Thoriq – Indah berhasil unggul dengan selisih 45.231 suara dari Paslon Nomor Urut 2, As’at – Thoriq yang berada di posisi kedua dengan perolehan 201.324 suara. As’at berhasil menang di 6 kecamatan. Yakni Kecamatan Kedungjajang, Pasrujambe, Rowokangkung, Senduro, Tempursari, dan Yosowilangun.

Sementara itu di posisi terakhir, Paslon Nomor Urut 3, Rofik – Nurul meraih 132.527 suara. Dan berhasil menang di 3 kecamatan. Diantaranya di Kecamatan Jatiroto, Klakah, dan juga Ranuyoso.

Sementara untuk suara tidak sah mencapai 25.721 suara. Total partisipasi pemilih dalam Pilkada Lumajang 2018 mencapai 606.127 dari 800 ribu pemilik hak suara. Jumlah ini sedikit mengalami peningkatan dibandingkan dengan Pilkada sebelumnya.

Divisi SDM dan Parmas KPU Lumajang, Muhammad Ridhol Mujib, sama dengan hasil rekapitulasi Pilgub Jatim, meskipun dalam rekapitulasi Pilbup sedikit diwarnai aksi protes dari para saksi, namun hal itu tidak menjadi hambatan dalam proses berlangsung.

“Rekapitulasi tetap berjalan lancar dan para saksi akhirnya setuju dengan hasil tersebut,” katanya.

Sementara untuk penetapan paslon pemenang secara resmi masih menunggu. Jika tidak ada pihak paslon yang keberatan dengan hasil putusan ini hingga batas yang ditentukan, maka selanjutnya akan digelar penetapan pemenang.

“Kita tunggu dulu, jika ada pihak paslon yang keberatan dan disampaikan ke MK, maka kita tunda dulu sampai hasil putusan dari MK keluar,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: